Mamuju Tengah Gandeng Maros Perkuat Ketahanan Pangan dan Logistik IKN

Penulis: Surya Dinata  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 15:13:19 WIB
Wakil Bupati Mamuju Tengah menerima kunjungan kerja Bupati Maros untuk sinergi ketahanan pangan dan logistik IKN.

MAMUJU TENGAH — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai memetakan langkah strategis untuk menangkap peluang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menjalin kolaborasi lintas provinsi dengan Pemerintah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary, menerima langsung kunjungan kerja Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, beserta rombongan Komisi III DPRD Maros pada Senin (4/5/2026). Pertemuan ini menjadi momentum sinkronisasi kebijakan antara eksekutif dan legislatif dalam mengelola potensi daerah masing-masing.

Sinergi Logistik dan Ketahanan Pangan Penyangga IKN

Posisi geografis Mamuju Tengah yang strategis menjadikannya salah satu titik terdekat untuk distribusi logistik ke IKN di Kalimantan Timur. Bupati Maros, Chaidir Syam, menilai potensi ini harus dikelola melalui kolaborasi antardaerah agar distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar.

“Seperti halnya Kabupaten Maros yang telah mencapai swasembada pangan, kami berharap hal yang sama dapat dioptimalkan di Mamuju Tengah. Terlebih dengan beroperasinya IKN, Mamuju Tengah menjadi salah satu daerah terdekat untuk pengiriman kebutuhan logistik. Inilah yang akan kita kerjasamakan ke depan,” ujar Chaidir Syam.

Chaidir menambahkan, kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi formal. Ia melihat adanya peluang besar untuk menyatukan potensi pertanian dan perkebunan kedua wilayah guna memastikan ketahanan pangan regional tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.

Adopsi Inovasi Tata Kelola Keuangan Daerah

Selain sektor pangan, Pemkab Maros juga membidik pola pengelolaan keuangan Pemkab Mateng sebagai referensi. Saat ini, Mamuju Tengah diakui sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Provinsi Sulawesi Barat, terutama dalam hal efisiensi anggaran.

“Tadi telah disampaikan oleh Wakil Bupati Mateng bahwa di tengah era efisiensi saat ini, pola pengelolaan keuangan di Mamuju Tengah menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Sulawesi Barat. Tentu ini menjadi rujukan serta inspirasi bagi kami untuk inovasi keuangan ke depannya,” lanjut Chaidir.

Fokus Penanganan Inflasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary, menyambut positif tawaran kolaborasi tersebut. Ia mengakui bahwa Maros memiliki kemajuan signifikan di Sulawesi Selatan yang bisa diadaptasi oleh jajaran Pemkab Mateng untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Ada beberapa poin yang kami mintakan kepada beliau, termasuk kerja sama pengembangan potensi daerah, pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, hingga langkah strategis penanganan inflasi. Itu yang kita harapkan dapat dikolaborasikan,” jelas Askary.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Mateng Litha Febriani, Wakil Ketua DPRD Mateng Hamka, serta sejumlah pimpinan OPD terkait. Askary menegaskan bahwa komunikasi ini akan berlanjut pada perjanjian kerja sama yang lebih teknis demi kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten.

Reporter: Surya Dinata
Back to top