MAMASA — Kelompok penyandang disabilitas di kawasan Jalan Pembangunan, Kota Mamasa, mulai menerima distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (6/5/2026). Program yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Osango ini menyasar warga berkebutuhan khusus guna memastikan standar asupan nutrisi mereka terpenuhi dengan baik.
Penyaluran bantuan gizi dilakukan dengan metode layanan langsung ke lokasi penerima manfaat. Langkah proaktif ini diambil untuk memudahkan akses bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas fisik di wilayah perkotaan Mamasa, sehingga mereka tidak perlu mendatangi titik distribusi pusat.
Kepala SPPG Osango, Kristianto, menjelaskan bahwa pemberian layanan ini merupakan wujud komitmen instansi dalam menjangkau seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kelompok disabilitas merupakan bagian penting dari warga negara yang memiliki hak serupa dalam mengakses program kesehatan pemerintah.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada sesama. Mereka bukan keterbelakangan, melainkan memiliki kemampuan unik yang harus kita dukung penuh gizinya,” tegas Kristianto saat memantau jalannya distribusi di lapangan.
Program MBG di Kabupaten Mamasa dirancang untuk menghapus sekat akses pangan bergizi di tengah masyarakat. SPPG Osango menekankan bahwa pemenuhan gizi adalah hak dasar setiap anak bangsa yang harus dijamin kehadirannya oleh negara, baik di kawasan kota maupun daerah terpencil.
Kristianto menyebutkan, kehadiran tim SPPG di tengah pemukiman warga menjadi bukti bahwa program strategis nasional telah terimplementasi hingga ke tingkat daerah. Fokus utama saat ini adalah memastikan tidak ada satu pun warga yang terlewat dalam agenda penguatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur nutrisi.
“Negara harus hadir di tengah masyarakat, dari kota sampai pelosok. Gizi yang baik adalah hak semua anak bangsa,” ujarnya menambahkan.
Penyaluran di Jalan Pembangunan ini diharapkan menjadi standar bagi perluasan cakupan program di titik-titik lain di Kabupaten Mamasa. SPPG Osango menyatakan kebanggaannya dapat melayani masyarakat secara langsung guna memastikan transparansi dan ketepatan sasaran bantuan.
Melalui distribusi rutin MBG, pemerintah daerah berharap kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan, dapat meningkat secara signifikan. Langkah ini juga menjadi bagian dari peta jalan jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing di Sulawesi Barat.