MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor Gubernur Sulbar, Kamis (1/6). Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Barat menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, melainkan panduan hidup yang harus tercermin dalam setiap tindakan warga, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga ruang publik.
Gubernur menyoroti pentingnya nilai-nilai Pancasila, terutama sila ketiga dan kelima, sebagai perekat sosial di Sulawesi Barat yang memiliki keragaman suku dan agama. Menurutnya, semangat gotong royong dan keadilan sosial harus menjadi fondasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penanganan kemiskinan.
"Pancasila adalah jiwa bangsa. Mari kita jiwai nilai-nilainya, bukan hanya di atas kertas, tapi dalam perilaku kita sehari-hari," ujar Gubernur dalam pidatonya yang dikutip oleh panitia acara.
Menurut Gubernur, menjiwai Pancasila berarti mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan di tingkat RT/RW hingga desa. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kerukunan antarumat beragama dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Ajakan ini menjadi relevan mengingat Sulawesi Barat pernah menghadapi dinamika sosial yang membutuhkan kearifan lokal dalam penyelesaiannya.
Gubernur juga menginstruksikan jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulbar untuk menjadi teladan dalam penerapan nilai Pancasila. Pelayanan publik yang adil, transparan, dan tidak diskriminatif disebut sebagai wujud nyata pengamalan sila kelima. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengkampanyekan nilai-nilai kebangsaan ini melalui berbagai program pembinaan ideologi Pancasila di sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari ASN, TNI/Polri, pelajar, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan. Mereka mengikuti upacara dengan khidmat di bawah guyuran hujan ringan yang mengguyur Mamuju sejak pagi hari.