SULAWESI BARAT — Lewat unggahan resmi, Aletra memperlihatkan siluet mobil baru yang masih tertutup kain hitam. Meski detail wajah belum terbuka, bentuk bodi bongsor sudah cukup menjelaskan posisinya di jajaran Multi Purpose Vehicle (MPV). Satu fitur yang langsung terlihat adalah lampu depan dengan teknologi LED Daytime Running Light, menegaskan identitas modern kendaraan ini.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Product Manager Aletra dan SAG, Christo Antyo, secara terbuka menyebut bahwa model baru ini merupakan "adik" dari Aletra L8 yang sudah ada. Ia menekankan bahwa keputusan masuk ke segmen MPV tiga baris didasari oleh stabilitas pasar yang konsisten di Indonesia.
"Nanti kita akan meluncurkan istilahnya 'adiknya L8'. MPV, tiga baris. Karena di Indonesia saat ini paling stabil marketnya," ujar Christo dalam kesempatan sebelumnya.
Pernyataan itu sekaligus menjawab pertanyaan mengapa Aletra memilih segmen yang sudah ramai pemain, baik bermesin konvensional maupun listrik. Menurut Christo, permintaan MPV tiga baris di dalam negeri tidak pernah surut, sehingga menjadi lahan paling aman untuk memperkuat portofolio.
Dari teaser yang dibagikan, desain lampu depan sudah mengadopsi LED DRL – fitur standar di kelasnya. Namun wujud keseluruhan masih menjadi misteri karena penutup kain hitam. Belum ada informasi mengenai kapasitas baterai, motor listrik, atau jarak tempuh.
Sejauh ini, Aletra hanya mengandalkan L8 sebagai satu-satunya MPV listrik keluarga. Menambah varian baru diyakini bisa menjangkau konsumen yang menginginkan opsi lebih terjangkau atau berbeda dari L8. Meski belum ada konfirmasi harga, strategi "adik-adik" biasanya mengarah ke banderol yang lebih rendah.
Peluncuran di GIIAS 2026 akan menjadi momentum penting bagi Aletra. Pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin kompetitif dengan kehadiran berbagai merek baru. Dengan menambah satu model MPV tiga baris, Aletra tidak hanya memperluas pilihan konsumen, tetapi juga mengokohkan posisinya di segmen yang paling stabil.
Nama resmi, spesifikasi lengkap, dan jadwal pemesanan masih dirahasiakan. Publik harus menunggu hingga gelaran GIIAS 2026 untuk melihat wujud asli dan strategi pemasaran yang akan dibawa Aletra.