Kecelakaan Beruntun di Jalan Trans Sulawesi Pangale Mamuju Tengah, Dua Pengendara Tewas dan Dua Luka Berat

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 04 September 2026 | 10:01:31 WIB
Dua pengendara tewas dan dua lainnya luka berat dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor di Jalan Trans Sulawesi, Pangale, Mamuju Tengah, Senin malam.

MAMUJU TENGAH — Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wita ketika arus lalu lintas mulai lengang. Tiga kendaraan roda dua dari arah berlawanan bertabrakan di tengah ruas jalan, menyebabkan seluruh kendaraan ringsek parah dan menutup sebagian badan jalan Trans Sulawesi.

Benturan Sengit Dua Arah yang Tak Terhindarkan

Kronologi diungkapkan Kanit Gakkum Lakalantas Polres Mamuju Tengah, Bripka Junaedi Anto. Peristiwa bermula ketika Yamaha Soul GT yang dikendarai YD (18) melaju beriringan dengan Yamaha MX King yang dikendarai MI (19). Keduanya bergerak dari arah selatan menuju utara.

Dari arah berlawanan, tepatnya utara menuju selatan, melaju Yamaha Aerox yang dikendarai AI (13) dengan membonceng TR (17). Titik temu ketiga kendaraan berada di tikungan datar kawasan Dusun Mario. Benturan keras pun tak dapat dihindarkan ketika ketiga pengendara berada di jalur yang sama.

Dua Korban Meninggal, Dua Lainnya Kritis

Benturan dengan kecepatan relatif tinggi itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua korban lainnya mengalami luka berat hingga kritis dan dilarikan warga ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan kendaraan pribadi.

Identitas korban meninggal maupun yang dirawat intensif belum dirilis resmi oleh pihak kepolisian. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor yang ringsek akibat tabrakan.

Polisi Masih Mendalami Penyebab Pasti Laka

Bripka Junaedi Anto menyebutkan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih didalami. Beberapa faktor seperti jarak pandang terbatas pada malam hari dan kecepatan kendaraan diduga menjadi pemicu utama. Namun, pemeriksaan saksi-saksi di lokasi terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh.

"Kecelakaan terjadi karena tabrakan dari dua arah yang saling berlawanan," ujarnya kepada SULBARPEDIA.COM kemarin.

Imbauan untuk Pengendara Malam Hari

Menyusul kejadian ini, polisi mengimbau masyarakat pengguna jalan, khususnya di ruas Trans Sulawesi, untuk lebih berhati-hati saat berkendara di malam hari. Menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan menjadi langkah utama yang disampaikan kepolisian.

Pengendara juga diminta waspada terhadap kendaraan dari arah berlawanan yang kerap menggunakan lampu jauh, sehingga bisa membutakan pandangan. Hal ini dianggap krusial mengingat jalan Trans Sulawesi di sekitar Pangale minim penerangan jalan umum.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa ruas jalan nasional tersebut tidak hanya rawan bagi kendaraan roda empat, tetapi juga sangat berisiko bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: sulbarpedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top