Mike Flanagan Ingin Serial Carrie Jadi Trilogi Tiga Season di Prime Video

Penulis: Qodri Anwar  •  Rabu, 30 September 2026 | 22:46:31 WIB
Mike Flanagan mengungkap keinginan menjadikan serial Carrie sebagai trilogi tiga season dalam wawancara dengan Collider.

SULAWESI BARAT — Mike Flanagan mengungkap keinginannya menjadikan serial adaptasi Carrie milik Stephen King sebagai trilogi tiga season dalam wawancara dengan Collider. Sutradara yang juga menggarap adaptasi King itu menyebut visi tersebut sebagai "dream scenario" yang bisa melampaui cerita aslinya. Serial horor supranatural ini tayang perdana 7 Oktober di Prime Video dengan Summer H. Howell sebagai pemeran utama.

Flanagan tidak hanya mengadaptasi novel Carrie untuk layar kecil. Ia sudah menyiapkan peta jalan cerita yang lebih panjang, dengan asumsi Stephen King akan menyetujui versi adaptasinya. Rencana itu membuka kemungkinan eksplorasi kisaran Carrie White di luar batas novel aslinya.

Visi Tiga Season ala Flanagan

Dalam wawancara dengan Collider, Flanagan membeberkan gambaran idealnya untuk serial ini. Ia menyebut tiga season sebagai jumlah yang pas untuk menggarap karakter Carrie secara utuh.

"In my dream scenario, I think it's three seasons. In my dream scenario, I think Carrie has a wonderful three-step arc. It's a trilogy, really," ujar Flanagan.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Flanagan melihat Carrie bukan sebagai miniseri sekali tayang. Ia membayangkan struktur naratif berlapis yang berkembang dari season ke season.

Premis Cerita dan Latar Sosial Media

Serial ini mengikuti Carrie White, pelajar SMA penyendiri yang diperankan Summer H. Howell. Carrie tumbuh terisolasi di dalam rumah bersama ibunya, Margaret, yang diperankan Samantha Sloyan, sosok protektif yang keras.

Setelah ayahnya meninggal mendadak, Carrie masuk ke ekosistem SMA publik. Ia langsung berhadapan dengan skandal perundungan yang menyebar viral dan mengguncang komunitasnya.

Versi baru ini juga menyoroti tekanan media sosial dan kekejaman sehari-hari yang dialami remaja. Kekuatan telekinetik misterius Carrie mulai bangkit seiring masa pubertasnya, menjadi pemicu konflik supranatural dalam cerita.

Jejak Adaptasi Carrie dari 1976 hingga Kini

Carrie pertama kali diadaptasi menjadi film pada 1976. Brian De Palma menyutradarai naskah karya Lawrence D. Cohen, dengan Sissy Spacek sebagai Carrie.

Sekuel langsung berjudul The Rage: Carrie 2 dirilis pada 1999. Film itu disutradarai Katt Shea dengan Emily Bergl sebagai Rachel Lang, adik tiri Carrie.

Pada 2002, NBC menayangkan film televisi Carrie yang disutradarai David Carson berdasarkan naskah Bryan Fuller. Angela Bettis memerankan Carrie dalam versi tersebut.

Sebelum miniseri Prime Video ini, Kimberly Peirce menyutradarai remake Carrie pada 2013 dengan Chloë Grace Moretz sebagai bintang utama.

Jadwal Tayang dan Pemeran

Miniseri horor supranatural ini dijadwalkan tayang perdana pada 7 Oktober di Prime Video. Summer H. Howell didapuk sebagai Carrie White, beradu akting dengan Samantha Sloyan sebagai Margaret White.

Bagi Flanagan, proyek ini menambah daftar panjang adaptasi karya Stephen King yang ia garap. Ia sebelumnya dikenal lewat sejumlah proyek horor yang mengedepankan atmosfer psikologis dan karakter.

Jika King memberi lampu hijau dan Prime Video melanjutkan ke season berikutnya, Carrie berpotensi menjadi salah satu adaptasi King paling ambisius di era streaming.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: deadline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top