Gubernur Sulbar Buka Apel Besar Pramuka 2026, Saka Bakti Husada Diarahkan Perkuat Edukasi Kesehatan Warga

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:16:02 WIB
Gubernur Sulawesi Barat membuka Apel Besar Gerakan Pramuka Sulawesi Barat Tahun 2026 di Mamuju.

MAMUJU — Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menilai Saka Bakti Husada punya posisi strategis dalam menyiapkan generasi muda yang bukan hanya paham hidup sehat, tetapi juga mampu menjadi penggerak edukasi kesehatan. Penilaian itu disampaikan di sela Apel Besar Gerakan Pramuka Sulawesi Barat Tahun 2026.

Menurut Nursyamsi, anggota Pramuka yang tergabung dalam satuan karya tersebut dibekali pengetahuan dan keterampilan kesehatan yang bisa langsung dipakai di kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan sekitar. Bekal itu sekaligus membuka peluang pengembangan kewirausahaan di bidang kesehatan.

Enam Krida dan 32 Kecakapan Keterampilan Jadi Materi Pembinaan

Pembinaan Saka Bakti Husada dilaksanakan lewat enam krida dengan 32 kecakapan keterampilan. Proses pendidikannya tidak berhenti pada penyampaian teori, tetapi diarahkan pada praktik dan kegiatan nyata agar peserta bisa menerapkan pengetahuan yang diperoleh.

Wadah ini diperuntukkan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, umumnya berusia 16–25 tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Lewat Saka Bakti Husada, generasi muda mendapat ruang menyalurkan minat, mengembangkan bakat, serta memperluas pengalaman di bidang pengetahuan, teknologi, dan keterampilan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, Puskesmas dan unit pelaksana teknis kesehatan dapat menjadi pangkalan kegiatan. Anggota Pramuka pun memperoleh pengalaman langsung soal upaya kesehatan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Pendekatan Kelompok Sebaya Perluas Jangkauan Pesan Preventif

Nursyamsi menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam edukasi kesehatan membantu memperluas jangkauan pesan promotif dan preventif. Pendekatan yang dekat dengan kelompok sebaya membuat anggota Pramuka berpotensi menjadi penggerak kebiasaan hidup sehat di sekolah, keluarga, dan komunitas.

"Melalui Saka Bakti Husada, anggota Pramuka dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan kesehatan yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarga, dan masyarakat. Mereka juga dapat berperan sebagai mitra dalam menyebarluaskan perilaku hidup bersih dan sehat," ujarnya.

Kolaborasi Sektor Kesehatan dan Pramuka Dorong Kualitas SDM Sulbar

Penguatan Saka Bakti Husada sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi sektor kesehatan dan Gerakan Pramuka diharapkan membekali generasi muda dengan keterampilan sekaligus kepedulian untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan daerah.

Apel Besar Gerakan Pramuka Sulawesi Barat Tahun 2026 digelar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jumat (9/10/2026). Peringatan itu diharapkan memperkuat semangat pengabdian anggota Pramuka, termasuk dalam mendukung terwujudnya masyarakat Sulawesi Barat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: bugispos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top