DKPPKB Sulbar Latih 100 Dokter dan Perawat FKTP Tangani Stroke, Berlangsung 12–17 Oktober 2026

Penulis: Surya Dinata  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16:02 WIB
Peserta pelatihan penanganan stroke di Sulawesi Barat mengikuti materi pengenalan gejala dan penilaian awal pasien.

MAMUJU — Pelatihan menyasar dokter dan perawat yang bertugas di fasilitas kesehatan tingkat pertama di Sulawesi Barat. Materi difokuskan pada pengenalan gejala, penilaian awal, dan penentuan tindak lanjut bagi pasien dengan dugaan stroke.

Penguatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan layanan di garda terdepan. Peserta juga dilatih memperkuat koordinasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu memberikan penanganan lanjutan.

Mengapa Stroke Butuh Penanganan Cepat di FKTP

Stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Kemampuan tenaga kesehatan mengenali tanda awal stroke dan mengambil keputusan klinis sesuai kompetensi serta prosedur yang berlaku menjadi faktor penting untuk mempercepat penanganan pasien.

Penguatan layanan di tingkat pertama juga penting agar masyarakat yang mengalami gejala stroke dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhan, tanpa mengabaikan prinsip keselamatan pasien.

Peran Project SOPHI dalam Penguatan Layanan Primer

Pelatihan ini dilaksanakan melalui Project Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI). Program tersebut menyasar dokter dan perawat yang bertugas di fasilitas kesehatan tingkat pertama di Sulawesi Barat.

Melalui pelatihan teknis ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan stroke. Peningkatan kapasitas ini juga diarahkan pada layanan yang lebih responsif, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan serta kebutuhan pasien.

Sejalan dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera

Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Sulawesi Barat, "Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera," di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Visi itu khususnya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan pelaksanaan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan primer di Sulawesi Barat.

"Melalui pelatihan ini, DKPPKB Sulbar berharap tenaga kesehatan di FKTP semakin siap berperan dalam deteksi dini, penanganan awal, dan koordinasi rujukan pasien stroke, sehingga akses terhadap pelayanan yang tepat dapat semakin diperkuat," ucap dr. Nursyamsi.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: bugispos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top