Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Tetap Target 30 Kelompok Tani Ternak di Majene Tahun 2027

Penulis: Rendi Kusuma  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:19:32 WIB
Gubernur Sulawesi Barat menargetkan penyaluran bantuan ternak untuk 30 kelompok tani ternak di Kabupaten Majene pada tahun 2027.

MAJENE — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menjanjikan penambahan bantuan ternak secara signifikan untuk Kabupaten Majene pada tahun depan. Janji itu disampaikan di tengah realisasi penyaluran bantuan tahun ini yang nilainya mencapai Rp1,8 miliar untuk 16 kelompok tani ternak di enam kecamatan dan 15 desa/kelurahan di Majene.

"Tahun depan, kasih 30 kelompok untuk Kabupaten Majene. Jadi yang tidak dapat tahun ini, tidak usah kecewa, apalagi marah-marah, tidak usah. Karena memang membagi yang tidak cukup itu susah. Semoga rezeki ada," kata Suhardi Duka saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Selasa (25/8).

Bantuan yang disalurkan tahun ini terdiri dari 304 ekor kambing senilai Rp1,5 miliar serta 2.200 ekor ayam petelur dan 6.600 pakan jadi senilai Rp300 juta. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Sulbar Hamdani Hamdi menyebut paket bantuan juga dilengkapi obat-obatan, vitamin, dan empat jenis pakan ternak tambahan.

Kualitas Bibit Jadi Perhatian Utama Gubernur

Suhardi Duka mengaku memiliki pengalaman pahit saat masih menjadi anggota DPR RI. Ia pernah menyalurkan bantuan kambing, namun kualitas bibitnya kurang baik. Kini, sebagai gubernur, ia turun langsung memilih bibit yang akan dibagikan kepada peternak.

"Tapi sekarang ini saya gubernur, saya yang pilih bibitnya. Jadi kambing-kambingnya agak bagus," bebernya.

Gubernur menilai sektor peternakan memiliki potensi besar di wilayah Mandar, khususnya Polewali Mandar (Polman) dan Majene. Ia menyebut para peternak di dua kabupaten tersebut sudah ahli dan pintar dalam mengelola ternak.

"Jadi kalau dikasih kambing yang bagus, tampak bagus hasilnya," ujarnya.

Hasil Bantuan 2025: 171 Anak Kambing Lahir, Pendapatan Peternak Capai Rp328 Juta

Hamdani Hamdi memaparkan hasil nyata dari program bantuan tahun 2025. Sebanyak 570 ekor kambing telah disalurkan ke 28 kelompok plus satu UPTD di tujuh kecamatan dengan anggaran Rp1,9 miliar.

"Hasilnya sudah terlihat. Sampai hari ini sudah melahirkan 171 ekor anak kambing. Yang hamil ada 107 ekor. Jika dirata-rata Rp2,5 juta per ekor, pendapatan peternak dari pertambahan ternak sudah capai Rp328 juta," jelas Hamdani.

Saat ini populasi kambing di Kabupaten Majene tercatat 22.942 ekor. Dengan tambahan bantuan yang terus mengalir, Pemprov berharap angka tersebut terus meningkat dan menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga peternak.

Provinsi Menopang Kabupaten yang Kurang Mampu

Suhardi Duka menegaskan program ini merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan mempercepat pengentasan kemiskinan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam hal pendanaan.

"Alokasi anggaran, kalau tidak cukup sebagian dibantu oleh provinsi. Jadi kita saling menopang. Ada kabupaten yang kurang mampu, kita topang. Itulah kehadiran provinsi," tegasnya.

Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Bupati Majene, Wakil Bupati Majene, Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Ketua DPRD Majene, jajaran pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan Kabupaten Majene, serta unsur Forkopimda. Hamdani berharap kelompok penerima dapat memelihara bantuan dengan baik dan mengembangkannya sebagai usaha berkelanjutan.

"Harapan kami, kelompok penerima dapat memelihara dengan baik, mengembangkan populasi, dan menjadikan usaha peternakan sebagai sumber pendapatan baru bagi keluarga," tutup Hamdani.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: poinsembilan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top