SULAWESI BARAT — Dokumen yang diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengungkapkan bahwa sambungan antara driveshaft dan diferensial gandar belakang dapat mengalami erosi seiring waktu. Jika dibiarkan, kerusakan ini berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga total ke roda belakang yang meningkatkan risiko kecelakaan. Dalam kasus tertentu, kendaraan juga bisa bergeser sendiri jika rem parkir tidak diaktifkan.
Model Terdampak dan Tahun Produksi
Recall ini menjangkau tiga lini model berbeda dengan rentang tahun produksi yang bervariasi. BMW Seri 8 keluaran 2022–2026 menjadi kelompok dengan jumlah terbanyak, disusul Seri 5 produksi 2021–2023. Sementara itu, sedan listrik plug-in hybrid 750e xDrive dari tahun 2024–2026 juga masuk dalam daftar penarikan.
Menurut filing NHTSA, keausan terjadi pada titik koneksi antara poros penggerak dan unit diferensial. Gesekan berlebih pada komponen ini bisa berujung pada kerusakan struktural yang memengaruhi distribusi tenaga ke roda belakang.
Prosedur Perbaikan dan Jadwal Notifikasi
Teknisi BMW akan melakukan inspeksi menyeluruh pada driveshaft dan diferensial belakang. Jika ditemukan tanda-tanda keausan, mereka akan menambahkan adhesive pada sambungan untuk memperkuat koneksi. Namun, pada kasus yang lebih parah, kedua komponen tersebut akan diganti sekaligus dengan yang baru.
Pabrikan asal Munich itu mengonfirmasi belum ada laporan kecelakaan atau cedera yang disebabkan oleh cacat produksi ini. Dealer telah menerima pemberitahuan resmi mengenai prosedur perbaikan, sementara surat pemberitahuan kepada pemilik dijadwalkan dikirim pada 2 Oktober.
Cara Pemilik Mengecek Unit Terdampak
Pemilik yang khawatir mobilnya termasuk dalam recall dapat memeriksa langsung melalui situs resmi NHTSA dengan memasukkan nomor VIN kendaraan. Layanan perbaikan ini sepenuhnya gratis dan tidak memerlukan biaya apa pun dari konsumen.
BMW tidak menyebutkan gejala awal yang bisa dikenali pengemudi sebelum kondisi memburuk. Namun, mengingat risiko mobil bisa bergeser sendiri, pemilik disarankan untuk selalu mengaktifkan rem parkir saat kendaraan diparkir, terutama di jalan menurun.
Penarikan ini menambah daftar recall BMW di pasar Amerika Utara yang dalam beberapa tahun terakhir kerap berkaitan dengan komponen drivetrain. Langkah ini juga menjadi pengingat bagi pemilik untuk rutin memantau kampanye keselamatan yang dikeluarkan pabrikan, karena perbaikan recall umumnya tidak berbayar dan bertujuan mencegah risiko yang lebih besar.