MAMUJU — Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sulawesi Barat tidak hanya berlangsung di darat. Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta memimpin langsung upacara tabur bunga di perairan, tepatnya di Pangkalan Sandar Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulbar, Rabu (24/6).
Penghormatan dari Dua Sisi: Darat dan Laut
Sebelum melaut, rombongan pejabat utama Polda, personel, dan Bhayangkari terlebih dahulu melakukan ziarah serta tabur bunga di Makam Pahlawan Pattidi. Penghormatan kemudian dilanjutkan ke kawasan perairan sebagai simbol bahwa tugas pengamanan tidak hanya di daratan, tetapi juga di sepanjang garis pantai dan wilayah laut.
Suasana khidmat menyelimuti prosesi penaburan karangan bunga ke perairan. Momen ini menjadi wujud doa dan penghargaan tulus bagi para pendahulu yang pernah bertugas menjaga batas wilayah, menindak gangguan keamanan laut, serta melayani masyarakat pesisir.
Kapolda: Polairud Garda Terdepan di Laut
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan makna penting upacara ini. “Kita tidak boleh melupakan bahwa keamanan Sulawesi Barat utuh karena dijaga dari dua sisi yaitu daratan dan perairan. Kehadiran Polairud adalah garda terdepan di laut,” ujar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
Ia menambahkan, melalui momen ini pihaknya mengenang semangat para pengabdi yang bertugas di atas gelombang. “Kita warisi tanggung jawab itu untuk dijalankan dengan lebih profesional dan modern saat ini,” tuturnya.
Komitmen Perkuat Pengawasan Jalur Perairan
Kegiatan ini sekaligus menguatkan komitmen seluruh jajaran Polairud untuk terus meningkatkan kesiapan operasional. Pengawasan jalur perairan, keselamatan pelayaran, dan perlindungan mata pencaharian nelayan menjadi prioritas ke depan.
Semangat perjuangan pendahulu diharapkan menjadi energi baru bagi personel untuk menjaga wilayah laut Sulbar tetap aman, kondusif, dan bebas dari segala bentuk gangguan keamanan.