SULAWESI BARAT — Pameran teknologi IFA 2026 yang berlangsung di Berlin, Jerman, kembali menjadi barometer tren industri. Alih-alih hanya menghadirkan produk massal, sejumlah vendor justru memamerkan perangkat konsep untuk menunjukkan arah pengembangan teknologi mereka. Beberapa di antaranya bahkan menghadirkan solusi yang belum pernah terlihat sebelumnya di pasar konsumen.
Dari deretan inovasi tersebut, ada tiga perangkat prototipe yang menonjol, plus satu ponsel komersial dengan teknologi layar anyar. Berikut detailnya.
HP Konsep Tecno: Menghilangkan Bezel Sepenuhnya
Tecno memperkenalkan ponsel konsep dengan layar yang benar-benar tanpa bingkai alias bezel 0 mm. Ini bukan sekadar desain tipis, melainkan upaya menghilangkan garis hitam yang biasanya memisahkan area layar aktif dari rangka perangkat.
Mengutip Android Headlines, Tecno menggunakan tiga teknologi perakitan baru untuk mewujudkannya. Pertama, Dual Cover Glass Stack yang menyembunyikan area non-aktif panel di balik dua lapis kaca pelindung. Kedua, metode Inverted Assembly yang membalik arah pemasangan layar—tidak dari depan, melainkan dimasukkan dari sisi penutup belakang. Ketiga, Front-side Hot-Melt Bonding yang mengunci posisi kaca dengan perekat khusus dari sisi depan.
Perlu dicatat, panelnya masih menyisakan lubang kamera (punch-hole) karena belum mengadopsi teknologi under display camera. Layar yang digunakan berukuran 6,78 inci dengan panel OLED beresolusi 1,5K.
Acer Project DualPlay Mini: Handheld yang Berubah Jadi Laptop
Acer membawa perangkat hibrida bernama Project DualPlay Mini. Sesuai namanya, perangkat ini punya layar 8 inci dengan mekanisme flip-and-swivel yang membuatnya bisa berubah dari mode genggam (handheld) menjadi laptop mini dengan keyboard ber-backlight.
Keberadaan keyboard fisik ini membuka peluang bermain game FPS yang membutuhkan banyak tombol, sesuatu yang sulit dilakukan di gim genggam biasa. Jika layar 8 inci dirasa kurang luas, pengguna tetap bisa menyambungkannya ke monitor eksternal. Acer belum mengungkap detail prosesor, namun memastikan perangkat ini menggunakan platform Intel dengan sistem pendingin ganda: satu kipas logam Predator AeroBlade dan satu kipas plastik.
Lenovo Project Swan: Layar 14 Inci yang Melebar Jadi 17 Inci
Lenovo memamerkan Project Swan, sebuah laptop yang ukuran layarnya bisa "memuai". Dalam kondisi normal, perangkat ini tampak seperti laptop 14 inci biasa. Namun, layarnya dapat digulung keluar hingga membentang menjadi 17 inci dengan rasio 16:9.
Ruang kerja ekstra ini memungkinkan pengguna membuka dua dokumen berdampingan, menampilkan dashboard, atau mengedit konten dengan area pandang lebih lega. Meski membawa mekanisme rumit, Lenovo berhasil menjaga dimensinya tetap ringkas dengan ketebalan 17,9 mm dan bobot 1,6 kg. Sama seperti Project DualPlay Mini, Project Swan masih berstatus prototipe dan belum ada kepastian untuk diproduksi massal.
TCL P80 Ultra: Layar NXTPAPER AMOLED Perdana
Berbeda dari tiga produk di atas, TCL P80 Ultra adalah ponsel yang siap dijual. Keunggulan utamanya ada pada panel NXTPAPER AMOLED yang baru pertama kali digunakan di HP TCL. Teknologi ini memadukan kontras dan warna khas AMOLED dengan lapisan NXTPAPER yang mengurangi pantulan cahaya dan paparan cahaya biru.
Fitur Max Ink Mode juga disematkan untuk mengubah antarmuka menjadi monokrom ala e-reader. Saat mode ini aktif, daya tahan baterai diklaim bisa mencapai 7 hari. Dari segi spesifikasi, ponsel ini membawa layar 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak 3.200 nits. Dapur pacunya mengandalkan MediaTek Dimensity 7400 Elite dengan RAM 8 GB.
Dari keempat perangkat tersebut, hanya TCL P80 Ultra yang memiliki kepastian rilis. Sementara Tecno, Acer, dan Lenovo masih memanfaatkan IFA 2026 sebagai ajang uji publik untuk mengukur respons konsumen terhadap desain masa depan mereka. Bagi pengguna di Indonesia, ketiga produk konsep itu menarik untuk disimak sebagai penanda arah industri, tetapi opsi yang paling realistis untuk dimiliki saat ini adalah TCL P80 Ultra—meski ketersediaannya di pasar lokal masih perlu menunggu konfirmasi lebih lanjut.