Pencarian

The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75-4,00 Persen, Bittime Soroti Dampaknya ke Pasar Kripto

Jumat, 18 September 2026 • 10:16:31 WIB
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75-4,00 Persen, Bittime Soroti Dampaknya ke Pasar Kripto

JAKARTA — Federal Reserve menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin ke rentang 3,75-4,00 persen dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15-16 September 2026. Keputusan itu diambil ketika inflasi AS masih berada di level tinggi, sementara aktivitas ekonomi negara tersebut terus berkembang solid.

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencermati perkembangan tersebut. Platform dengan ekosistem 3-in-1 Spot, Staking, dan Futures itu menilai keputusan The Fed menjadi salah satu faktor makroekonomi yang diperhatikan pelaku pasar kripto.

Mengapa Suku Bunga The Fed Berpengaruh ke Kripto

Perubahan suku bunga memengaruhi biaya pendanaan, kondisi likuiditas, serta minat investor terhadap aset berisiko. Suku bunga yang lebih tinggi dapat membuat kondisi keuangan lebih ketat dan menekan minat terhadap aset seperti kripto.

Sebaliknya, ekspektasi kebijakan yang lebih longgar berpotensi meningkatkan risk appetite. Berdasarkan proyeksi ekonomi FOMC September 2026, median proyeksi federal funds rate berada di 4,1 persen pada akhir 2026, sementara proyeksi inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) berada di 3,7 persen.

Reuters melaporkan kenaikan 25 basis poin telah banyak diantisipasi pasar. Perhatian investor pun beralih pada sinyal kebijakan berikutnya dan proyeksi inflasi The Fed.

Bitcoin dan Ethereum Menguat Terbatas

Data CoinMarketCap pada 18 September 2026 pagi menunjukkan Bitcoin berada di kisaran US$76.698. Posisinya menguat 0,42 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 0,40 persen dalam sepekan.

Pada periode yang sama, Ethereum berada di kisaran US$2.456, menguat 1,24 persen dalam 24 jam dan 0,15 persen dalam sepekan. Pergerakan itu menunjukkan pasar kripto tetap dinamis setelah keputusan FOMC.

Selain suku bunga, pelaku pasar dapat mencermati data inflasi, kondisi ekonomi, likuiditas, serta komunikasi The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya.

Apa Kata Bittime soal Sentimen Pasar

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menuturkan perkembangan kebijakan moneter dapat memengaruhi sentimen pasar. Pelaku pasar tidak hanya mencermati keputusan suku bunga saat ini, tetapi juga arah kebijakan berikutnya.

"Hasil FOMC September menunjukkan bahwa perkembangan inflasi masih menjadi salah satu pertimbangan penting dalam arah kebijakan moneter The Fed. Bagi pasar kripto, keputusan suku bunga dan ekspektasi terhadap kebijakan berikutnya dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen serta volatilitas pasar," ujar Ryan.

Ryan menambahkan pergerakan harga aset kripto tidak hanya dipengaruhi satu faktor. Karena itu, memahami perkembangan ekonomi makro dan potensi volatilitas menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan aset digital.

Bittime Futures dan Risiko Leverage

Di tengah kondisi pasar yang dinamis, Bittime Futures menyediakan akses perdagangan futures aset kripto yang memungkinkan pengguna mengambil posisi Long maupun Short. Fitur itu dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengguna dalam mengelola posisi sesuai strategi dan pandangan terhadap pergerakan pasar.

Perdagangan Futures memiliki risiko lebih tinggi karena penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus potensi kerugian. Pengguna perlu memahami mekanisme Futures dan menerapkan manajemen risiko sesuai kemampuan masing-masing.

"Setiap produk memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Bagi pengguna yang mempertimbangkan perdagangan Futures, penting untuk memahami mekanisme Long dan Short, penggunaan leverage, serta risiko yang menyertainya," pungkas Ryan.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mandarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks