MAMUJU TENGAH — Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita. Saat kejadian, ibu korban sedang berada di kamar mandi dan tidak menyadari bayinya yang masih berusia setahun telah merangkak keluar rumah.
"Setelah kurang lebih 1 jam pencarian, bayi tersebut ditemukan meninggal dunia," ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mamuju Tengah, Hamka, Kamis (21/5).
Berdasarkan keterangan pihak BPBD, jarak rumah korban dengan sungai cukup dekat. Bayi itu diduga terus bergerak merangkak hingga akhirnya tercebur ke sungai yang saat itu dalam kondisi meluap akibat hujan deras.
"Mungkin (saat keluar rumah itu lalu korban) terjatuh akhirnya terseret arus yang cukup deras," terang Hamka.
Orang tua yang belakangan menyadari bayinya sudah tidak berada di dalam rumah segera bergegas memanggil warga sekitar. Warga pun ramai-ramai melakukan pencarian di sepanjang sungai yang arusnya tengah deras.
Tim gabungan dari warga dan BPBD setempat menyisir sungai selama sekitar 60 menit. Bayi tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai proses evakuasi atau tindak lanjut dari pihak keluarga. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua yang tinggal di dekat aliran sungai untuk meningkatkan pengawasan terhadap balita mereka, terutama saat cuaca buruk yang menyebabkan debit air meningkat.