Gubernur Sulbar SDK Buka Sidang Majelis Daerah GBI, Dorong Peran Gereja dalam Pembangunan Wilayah

Penulis: Surya Dinata  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:28 WIB
Gubernur Sulbar Suhardi Duka membuka Sidang Majelis Daerah GBI Sulawesi Barat.

MAMUJU — Sidang Majelis Daerah GBI Sulawesi Barat resmi digelar dengan dihadiri jajaran pengurus gereja dari berbagai kabupaten. Gubernur Suhardi Duka yang membuka acara tersebut menekankan pentingnya sinergi antara institusi keagamaan dan pemerintah daerah.

"Gereja memiliki peran strategis dalam membangun moral dan karakter bangsa. Kami berharap GBI bisa menjadi mitra pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial," ujar Gubernur yang akrab disapa SDK dalam sambutannya.

Apa Peran Konkret yang Diharapkan dari Gereja?

Gubernur SDK menyebut bahwa kontribusi gereja bisa diwujudkan dalam program pemberdayaan ekonomi jemaat, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Menurutnya, jemaat yang kuat secara rohani dan mandiri secara ekonomi akan menopang stabilitas daerah.

Ia juga mengapresiasi peran GBI yang selama ini dinilai aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Sulbar. Sinergi ini diharapkan semakin kuat pasca sidang majelis daerah yang mempertemukan seluruh pemimpin jemaat.

Pembangunan Daerah Butuh Dukungan Semua Pihak

Dalam kesempatan tersebut, SDK mengingatkan bahwa pembangunan Sulawesi Barat tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif dari elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti GBI.

"Mari kita bersama-sama membangun daerah ini. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Gereja harus hadir memberikan solusi bagi masalah-masalah yang ada di tengah masyarakat," tegasnya di hadapan para peserta sidang.

Bagaimana Tindak Lanjut Setelah Sidang Majelis Daerah?

Sidang Majelis Daerah GBI Sulbar ini menjadi forum untuk merumuskan program kerja ke depan. Diharapkan, hasil sidang bisa diterjemahkan dalam aksi nyata di tingkat jemaat yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Gubernur berharap gereja mampu menjadi teladan dalam membangun harmoni sosial, terutama di wilayah yang memiliki keragaman seperti Sulawesi Barat. Kolaborasi lintas iman dan lintas sektor dinilai kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: sulbar.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top