POLEWALI MANDAR — Kondisi keuangan daerah yang belum pulih akibat kebijakan efisiensi dan beban utang menjadi pertimbangan utama DPRD Kabupaten Polewali Mandar saat membahas program Dinas Sosial untuk tahun 2027. Ketua DPRD Fahry Fadly meminta agar setiap program yang diusulkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa membebani anggaran daerah.
"Kalau memang program itu betul-betul bisa memberikan hasil yang terbaik, tentu kami akan mendukungnya," ujar Fahry dalam rapat kerja yang digelar di ruang Komisi IV.
Fahry mengingatkan Dinsos untuk tidak sekadar mengajukan program besar tanpa perhitungan matang. Menurutnya, target yang terukur dan realistis akan lebih mudah direalisasikan serta mendapat restu dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
"Kami dari DPRD, terutama yang berada di Banggar, siap mendukung anggaran tersebut," katanya, menegaskan bahwa dukungan diberikan selama alokasi dana tidak melampaui kemampuan daerah.
Dalam rapat tersebut, Fahry menyoroti pentingnya perbaikan sistem pendataan masyarakat miskin. Data yang akurat menjadi kunci agar bantuan sosial tepat sasaran dan program pengentasan kemiskinan berjalan efektif.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Polewali Mandar, Muh. Faizal Katohidar, menyatakan bahwa pihaknya akan menyusun program kerja yang selaras dengan visi dan misi Bupati. Ia menambahkan, rapat internal akan segera digelar untuk membahas prioritas program dan kebutuhan anggaran sebelum diajukan ke DPRD.
"Kami akan rapat untuk membicarakan kembali program dan anggaran yang diperlukan," tutup Faizal.
Setelah rapat kerja dengan DPRD, Dinas Sosial dijadwalkan menggelar pertemuan internal untuk mematangkan usulan program. Hasil dari rapat tersebut akan menjadi dasar pengajuan anggaran definitif ke Badan Anggaran DPRD Polewali Mandar.