Pencarian

Shell Triple 10 Challenge: Mobil Konsep EV dengan Cas 10-80% Hanya 9 Menit 54 Detik

Kamis, 25 Juni 2026 • 10:41:01 WIB
Shell Triple 10 Challenge: Mobil Konsep EV dengan Cas 10-80% Hanya 9 Menit 54 Detik
Shell meluncurkan mobil konsep listrik Triple 10 Challenge dengan pengisian baterai 10-80% dalam 9 menit 54 detik.

SULAWESI BARAT — Shell resmi meluncurkan mobil konsep listrik bernama Triple 10 Challenge, proyek yang dirancang untuk menguji batas efisiensi energi, kecepatan pengisian daya, dan rendahnya jejak karbon dalam satu kendaraan. Meski tidak akan diproduksi massal, proyek ini menjadi laboratorium berjalan bagi Shell untuk mengembangkan teknologi yang berpotensi diterapkan pada EV generasi mendatang.

Nama Triple 10 Challenge sendiri merujuk pada tiga target ambisius: efisiensi energi 10 km per kWh, emisi siklus hidup hanya 10 ton CO2e, dan waktu pengisian baterai dari 10 persen ke 80 persen kurang dari 10 menit. Dari ketiganya, klaim soal pengisian daya paling menarik perhatian.

Cas Cuma 9 Menit 54 Detik dengan Charger 175 kW

Shell mengklaim mobil konsep ini mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 9 menit 54 detik. Yang menarik, pencapaian itu dilakukan menggunakan DC fast charger berdaya 175 kW, bukan charger ultra-cepat 350 kW yang mulai diadopsi beberapa pabrikan EV global. Dengan kecepatan ini, waktu tunggu pengisian daya mendekati pengalaman mengisi bensin di SPBU.

Teknologi Pendingin Baterai Satu Sirkuit

Kunci dari kemampuan tersebut ada pada sistem pendingin bernama Shell Recharge Thermal Fluid. Berbeda dari sistem konvensional, cairan khusus ini mendinginkan baterai secara langsung melalui metode immersion cooling, sementara motor listrik dan komponen elektronik lainnya didinginkan secara tidak langsung dalam satu sirkuit yang lebih sederhana. Shell menyebut Triple 10 Challenge sebagai kendaraan pertama yang mendemonstrasikan potensi arsitektur pendinginan satu sirkuit untuk seluruh powertrain, termasuk saat fast charging dalam kondisi ekstrem. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi lebih dari 30 persen dibanding rata-rata mobil listrik saat ini.

Baterai Lebih Kecil, Biaya Produksi Bisa Turun 25 Persen

Alih-alih menggunakan baterai berkapasitas besar, Triple 10 Challenge mengandalkan desain yang lebih efisien. Shell mengklaim desain baterai yang lebih sederhana dengan jumlah modul lebih sedikit mampu menekan biaya produksi battery pack hingga sekitar 25 persen. Pendekatan ini juga membuat bobot kendaraan lebih ringan, berkontribusi pada peningkatan efisiensi secara keseluruhan. Selain itu, penggunaan material daur ulang dan energi terbarukan untuk pengisian daya disebut bisa memangkas emisi siklus hidup kendaraan hingga sekitar 50 persen dibanding rata-rata EV di pasar Eropa.

Kolaborasi dengan Empel Systems dan RML

Meski membawa nama Shell, pengembangan kendaraan ini melibatkan sejumlah perusahaan spesialis otomotif. Empel Systems bertanggung jawab mengembangkan motor listrik dan drive unit, sedangkan RML menangani pengembangan baterai serta integrasi kendaraan secara keseluruhan. Kolaborasi ini memungkinkan Shell menguji berbagai teknologi baru dalam satu platform kendaraan yang dapat digunakan di jalan raya.

Tampil sebagai Hatchback Futuristis

Dari sisi desain, Triple 10 Challenge tampil sebagai hatchback lima pintu berukuran kompak dengan tampilan futuristis. Bagian depan menggunakan lampu LED memanjang, kaca spion digital, dan gagang pintu model flush door handle. Velg berdesain aerodinamis dan kabin minimalis dengan kenop putar sebagai pengatur transmisi melengkapi penampilannya.

Shell menegaskan Triple 10 Challenge tidak akan diproduksi massal. Namun teknologi yang diuji, terutama sistem pendinginan baterai dan efisiensi energi, berpotensi diterapkan pada kendaraan listrik masa depan. Untuk informasi terbaru seputar mobil listrik dan teknologi otomotif, pantau terus Moladin.

Bagikan
Sumber: moladin.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks