MAKASSAR — Rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 resmi dimulai dengan Malam Ta'aruf yang digelar di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu malam. Acara ini menjadi ajang ramah tamah bagi seluruh kontingen sebelum memasuki babak utama perlombaan yang dijadwalkan dibuka pada Senin, 24 Agustus 2026.
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sulawesi Barat, Junda Maulana, hadir dalam kesempatan tersebut dan duduk satu meja dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta Wakil Bupati Pangkep Abd. Rahman Assagaf.
Enam Cabang Diikuti Kafilah Sulbar
Junda Maulana mengatakan kehadiran Sulawesi Barat di ajang nasional ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang digelar di provinsi tetangga. "Alhamdulillah, Sulawesi Barat mengikuti enam cabang dan ada sekitar 20-an tim kafilah yang akan mendukung dan meramaikan kegiatan ini," ujarnya.
Meski antusiasme tinggi, jumlah rombongan sengaja dibatasi. Hal ini disebabkan pemerintah daerah tengah memiliki agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta mempertimbangkan efisiensi anggaran.
"Sebenarnya mau banyak, cuma karena kebetulan di daerah juga ada kegiatan pembahasan KUA-PPAS, sehingga kita batasi berangkat, termasuk juga karena efisiensi anggaran. Kita batasi," jelas Junda.
Malam Ta'aruf Jadi Momentum Silaturahmi Nasional
Malam Ta'aruf dinilai menjadi bagian penting sebelum seluruh peserta mengikuti rangkaian utama MTQ KORPRI, termasuk defile dan pembukaan. Kegiatan ini dihadiri dewan hakim, dewan juri, panitera, serta pejabat eselon I dan II dari kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi seluruh Indonesia.
"Pada malam Ta'aruf dalam rangka MTQ ke-VIII KORPRI yang diselenggarakan di Sulawesi Selatan ini merupakan malam ramah tamah. Besok kita akan melaksanakan defile sekaligus acara pembukaan," kata Junda.
Menurutnya, MTQ KORPRI tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi ruang membangun silaturahmi, merajut ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat persatuan antarpegawai negeri dari berbagai daerah dan instansi.
"Sebagai tetangga dari Sulawesi Selatan tentu kita ingin meramaikan kegiatan ini. Insyaallah kegiatan ini bisa berjalan dengan baik," pungkas Junda.
Rangkaian MTQ KORPRI VIII tingkat Nasional akan dilanjutkan dengan defile kafilah pada Senin sore sebelum memasuki acara pembukaan resmi di Kota Makassar.