SULAWESI BARAT — Senyum merekah tak bisa disembunyikan Veda Ega Pratama saat menginjakkan kaki di aspal Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz. Bukan tanpa alasan, pembalap asal Gunungkidul itu datang dengan modal kepercayaan diri tinggi jelang putaran ke-13 Moto3 2026 akhir pekan ini.
Seusai menjalani track walk, Veda mengaku senang bisa kembali merasakan atmosfer sirkuit yang terletak di wilayah Aragon ini. Sebelumnya, ia sempat menjalani sesi latihan di sirkuit yang sama, bahkan berbagi lintasan dengan juara bertahan MotoGP, Marc Marquez.
Sesi track walk yang digelar Kamis sore waktu setempat menjadi ritual penting bagi para pembalap. Dengan berjalan kaki mengelilingi lintasan sepanjang 5,1 km, Veda bisa memetakan detail kondisi aspal, titik pengereman, hingga karakter tikungan yang akan ia hadapi saat free practice dimulai Jumat (28/8).
Dari unggahan media sosial resmi Honda Team Asia, Veda terlihat santai mengenakan polo merah dipadukan jins abu-abu. Sambil membawa payung, ia berjalan menyusuri sirkuit di bawah terik matahari Spanyol yang mencapai 26 derajat Celsius—suhu yang relatif sejuk dibanding standar Indonesia.
Statistik Veda di musim ini terbilang impresif untuk seorang debutan. Dari 12 balapan yang sudah berjalan, ia hanya sekali gagal finis dan konsisten mengumpulkan poin. Namun, satu podium dari seri pembuka di Brasil menunjukkan ada ruang perbaikan yang masih bisa ia kejar.
Catatan finis di posisi lima besar dalam lima balapan terakhir menjadi sinyal positif. Hanya saja, persaingan di papan atas Moto3 2026 sangat ketat. Jarak poin antara peringkat kedua hingga keenam hanya terpaut belasan angka, membuat setiap hasil di Aragon akan sangat menentukan peta persaingan gelar.
Karakter Sirkuit MotorLand yang memiliki banyak tikungan panjang dan perubahan elevasi kerap menjadi arena favorit pembalap dengan gaya balap agresif. Gaya seperti itu memang menjadi ciri khas Veda sepanjang musim ini, terutama saat ia harus melakukan overtake di sektor tengah.
Cuaca cerah yang diprediksi muncul sepanjang akhir pekan juga akan membuat kondisi lintasan ideal untuk setting motor. Tim Honda Team Asia dipastikan akan langsung bekerja maksimal di sesi latihan pertama untuk menemukan basis setelan terbaik bagi motor Veda.
Jika mampu tampil konsisten di dua sesi kualifikasi dan finis di posisi lima besar pada race Minggu (30/8), bukan tidak mungkin Veda akan kembali naik podium. Target itu realistis, mengingat performa dan kecepatan balapnya yang terus meningkat di paruh kedua musim ini.