MAKASSAR — Kontingen Sulawesi Barat mendapat angin segar di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Nasional yang berlangsung di Sulsel. Fadhil Taswin, yang turun pada cabang Hafalan 7 Surah Pilihan, berhasil menjadi yang terbaik di babak penyisihan.
Pengumuman hasil penyisihan dirilis panitia pada Kamis malam. Dari total 53 peserta pada cabang tersebut, hanya enam finalis yang melanjutkan perjuangan, dan Fadhil dengan nomor peserta HQE026 berada di posisi teratas.
Penampilan Meyakinkan di Hadapan Dewan Hakim
Hasil ini tidak lepas dari performa Fadhil saat tampil di Aula Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (26/8). Ia berhasil melafalkan tiga soal hafalan yang diberikan dewan hakim dengan lancar, yakni Surah Al-Kahfi ayat 10-14, Surah As-Sajdah ayat 2-9, serta Surah As-Sajdah ayat 18-20.
Koordinasi yang matang antara peserta, pelatih, dan official turut menjadi kunci. Ketiganya bahu-membahu memastikan persiapan matang sebelum Fadhil naik ke panggung.
Kebanggaan bagi Kontingen Sulbar
Koordinator MTQ KORPRI Sulbar, Murdanil, menyambut gembira capaian ini. Menurutnya, posisi pertama di babak penyisihan menjadi modal berharga sekaligus penyemangat seluruh rombongan.
"Alhamdulillah, Fadhil berhasil masuk enam besar dan bahkan berada di urutan pertama. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua," ujar Murdanil.
Ia menambahkan, hasil tersebut merupakan buah dari penampilan maksimal dan persiapan yang dilakukan Fadhil. Ke depan, fokus tim adalah menjaga konsistensi sang kafilah di babak final.
"Setelah ini kita persiapkan Fadhil sebaik mungkin. Mudah-mudahan pada babak final besok bisa kembali tampil maksimal dan mendapatkan hasil terbaik," harapnya.
Fokus Perkuat Hafalan Jelang Final
Fadhil sendiri mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan KORPRI Sulbar. Ia menyadari bahwa evaluasi dari babak penyisihan menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
"Terima kasih kepada KORPRI Sulbar yang mempercayakan kami untuk mewakili Sulbar di cabang tujuh surah pilihan. Alhamdulillah, baru saja diumumkan dan kami termasuk salah satu dari enam finalis," tuturnya.
Menjelang final yang dijadwalkan berlangsung Jumat (28/8), Fadhil memilih untuk kembali memperkuat hafalan tujuh surah yang menjadi materi lomba. Ia juga meminta doa dari seluruh keluarga besar KORPRI Sulbar.
"Insyaallah kekurangan-kekurangan yang dibawa dari penyisihan bisa menjadi pelajaran dan bisa diperbaiki untuk babak final," pungkasnya.