MAMUJU — Ratusan anak yatim, santri, dan jamaah mengangkat tangan memanjatkan doa bersama di Masjid Jabal Rahmah, Mamuju, Jumat (28/8/2026). Mereka hadir dalam program Jumat berkah yang digagas Polda Sulawesi Barat sebagai respons atas kekhawatiran meluasnya potensi kebakaran di musim kemarau.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta beserta jajaran pejabat utama turut larut dalam lantunan doa tersebut. Suasana khusyuk menyelimuti masjid saat ayat suci Al-Qur'an surah Yasin dibacakan sebelum rangkaian doa bersama dimulai.
Harapan di Tengah Ancaman Kekeringan
Melalui Kabid Humas Kombes Pol Memo Ardian, Kapolda menyampaikan permohonan perlindungan secara khusus untuk keselamatan wilayah Sulawesi Barat. "Kami memohon kepada Allah Yang Maha Menjaga, jauhkanlah Sulawesi Barat dari marabahaya api, lindungilah hutan dan ladang kami, turunkanlah rahmat air yang menyejukkan," tuturnya.
Menurut Kombes Pol Memo Ardian, doa yang dipanjatkan anak-anak memiliki kekuatan tersendiri. "Doa anak-anak yang tulus ini Insya Allah menjadi perisai bagi negeri," ujarnya menegaskan.
Santunan dan Kebersamaan sebagai Penguat
Kegiatan tidak berhenti pada doa semata. Polda Sulbar juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dan santri yang hadir sebagai wujud kepedulian sosial. Acara kemudian diakhiri dengan makan bersama yang mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Kabid Humas menambahkan bahwa perlindungan negeri tidak cukup hanya mengandalkan upaya fisik di lapangan. "Perlindungan negeri harus diperkuat pula dengan kekuatan doa yang tulus dari hati-hati yang bersih," tegasnya.
Harapan yang sama disampaikan untuk masa depan wilayah ini. "Semoga langit Sulbar tetap teduh, buminya tetap terjaga dan dijauhkan dari segala marabahaya," pungkas Kombes Pol Memo Ardian.