MAMUJU TENGAH — Sebanyak 150 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Majene mengikuti kuliah umum yang dibawakan langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Wisma Syariah, Topoyo.
Dalam kesempatan itu, Askary tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga memaparkan materi tentang peran strategis anak muda dalam mendukung pembangunan daerah. Hal ini dinilai krusial, mengingat mahasiswa baru tengah memulai fase awal pendidikan tinggi mereka di UT Majene.
Modal Utama Pembangunan Daerah
Askary menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan salah satu modal utama yang harus terus dikembangkan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan Mamuju Tengah ke depan.
"Selain memberikan motivasi, kami juga memberikan semangat kepada adik-adik kita yang baru masuk di Universitas Terbuka agar tetap belajar dengan giat sesuai dengan jurusan masing-masing," ujar Askary.
Ia mengingatkan pentingnya menuntut ilmu sepanjang hayat, mulai dari lahir hingga akhir hayat. Hal tersebut dinilai menjadi bekal utama untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
Membekali Mahasiswa untuk Belajar Jarak Jauh
Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian UT, Dr. Syahrinullah, menjelaskan bahwa tujuan utama LPKBJJ adalah membekali mahasiswa baru agar memahami sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Program ini dirancang untuk menyiapkan mahasiswa agar mampu belajar mandiri serta memiliki keterampilan dan ketahanan dalam meraih kesuksesan selama menempuh studi.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat motivasi dan kesiapan mahasiswa baru dalam menjalani proses belajar jarak jauh. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran akan peran mereka sebagai agen perubahan dalam pembangunan Mamuju Tengah.