Pencarian

Status Anak Krakatau Turun, Wisata Pulau Sebesi Lampung Mulai Bangkit

Rabu, 23 September 2026 • 15:34:01 WIB
Status Anak Krakatau Turun, Wisata Pulau Sebesi Lampung Mulai Bangkit
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada.

SULAWESI BARAT — Status Gunung Anak Krakatau resmi turun dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada, membawa angin segar bagi warga Pulau Sebesi di Kabupaten Lampung Selatan yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata. Penurunan status ini diharapkan memulihkan kunjungan wisatawan yang sempat lesu selama periode erupsi. Kondisi udara di kawasan pulau kini dilaporkan bersih tanpa asap maupun debu vulkanik.

Pulau Sebesi merupakan salah satu wilayah terdekat dengan kawasan Gunung Anak Krakatau. Selama status gunung berada di Level III Siaga, warga setempat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti berkebun, melaut, dan berdagang. Kehidupan di pulau itu tidak pernah benar-benar berhenti meski aktivitas vulkanik meningkat.

Kehidupan Warga Berangsur Normal

Sekretaris Desa Tejang Pulau Sebesi, Riko Iswanto, menyatakan kehidupan warga kini semakin normal setelah status gunung diturunkan. Menurutnya, masyarakat asli Pulau Sebesi sejak awal erupsi tetap menjalankan kegiatan seperti biasa.

"Jauh lebih baik. Meskipun dari awal masyarakat asli Pulau Sebesi ini sejak erupsi alhamdulillah normal, kegiatan ataupun aktivitas sehari-hari seperti biasa. Apalagi sekarang sudah ada penurunan status, bisa dikatakan seperti biasa lagi," kata Riko, Selasa (22/9/2026).

Riko menyebut kondisi udara di Pulau Sebesi sekarang juga terasa lebih baik. Warga berharap kondisi Gunung Anak Krakatau terus stabil agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

"Udaranya jauh lebih enak, mudah-mudahan kondisi ini terus membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal, termasuk sektor pariwisata menjadi salah satu penopang ekonomi warga," ujarnya.

Dampak ke Sektor Pariwisata

Pariwisata menjadi salah satu aktivitas ekonomi yang paling terdampak ketika kunjungan wisatawan menurun. Saat ini wisatawan masih datang ke Pulau Sebesi, tetapi jumlahnya belum kembali seperti kondisi normal.

"Jelas penurunan, tidak seperti biasanya. Setiap minggu ada yang masuk, tapi pesertanya tidak sebanyak biasanya," jelas Riko.

Dia menduga kekhawatiran terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau turut memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung. Karena itu, Riko berharap informasi mengenai penurunan status gunung dapat membuat wisatawan kembali mempertimbangkan Pulau Sebesi sebagai tujuan wisata.

"Mudah-mudahan dengan adanya informasi ataupun edaran dari pemerintah terkait penurunan status ini, wisatawan bisa tahu lagi bahwa statusnya sudah membaik dan mudah-mudahan bisa bertambah lagi," katanya.

Harapan Pelaku Wisata

Pelaku wisata Pulau Sebesi, Chandra, menilai penurunan status Gunung Anak Krakatau menjadi kabar baik bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata. Menurutnya, status gunung kini sudah aman dan nyaman untuk dikunjungi.

"Alhamdulillah. Status sudah aman, nyaman," kata Chandra.

Chandra mengatakan aktivitas warga selama ini tetap berjalan. Warga masih berkebun, melaut, dan menjalankan kegiatan ekonomi meski Gunung Anak Krakatau berada pada Level III Siaga. Namun, jumlah wisatawan yang datang berpengaruh besar terhadap perputaran ekonomi warga.

"Kalau pengunjung masuk, warga semua berkesinambungan. Yang jualan laris, homestay kepakai, yang angkut kepakai. Semuanya di situ," ujarnya.

Chandra berharap wisatawan kembali datang ke Pulau Sebesi setelah status gunung turun. Dia juga memastikan kondisi udara di wilayah tersebut saat ini tidak terganggu asap maupun debu.

"Alhamdulillah udara bagus, tidak ada asap, tidak ada debu. Mudah-mudahan ini jadi momentum kembalinya roda perekonomian masyarakat Pulau Sebesi dari sektor pariwisata," pungkasnya.

Potensi Wisata Pulau Sebesi

Pulau Sebesi berada di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, dan menjadi salah satu titik favorit untuk menyaksikan panorama Gunung Anak Krakatau dari kejauhan. Pulau ini juga dikenal sebagai gerbang utama menuju kawasan konservasi Krakatau yang dikelola sebagai taman nasional.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, informasi terkini mengenai kondisi gunung, akses transportasi dari Pelabuhan Canti atau Kalianda, serta paket wisata dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau pelaku wisata lokal di Pulau Sebesi.

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks