MAMUJU — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat Saefur Rochim menilai kedisiplinan tidak cukup diukur dari kehadiran dan penampilan pegawai. Menurutnya, disiplin juga tercermin dari kemampuan jajaran menyelesaikan tanggung jawab secara tertib dan tepat waktu.
Penegasan itu disampaikan Saefur saat memimpin arahan dalam apel pagi di lapangan kantor Kanwil Kemenkum Sulbar, Senin (21/9/2026). Apel tersebut diikuti jajaran kanwil dengan Wahyu Afriadam, Analis Anggaran, bertugas sebagai komandan apel.
Empat Hal yang Disorot dalam Apel Pagi
Dalam arahannya, Saefur menyoroti sejumlah tanggung jawab yang dinilainya perlu dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh jajaran. Ia menyebut ketertiban laporan, penyerapan anggaran, inventarisasi BMN, dan kebersihan lingkungan kerja sebagai bagian dari tanggung jawab tersebut.
"Disiplin harus terlihat dalam seluruh pelaksanaan tugas. Ketertiban laporan, penyerapan anggaran, inventarisasi BMN, serta kebersihan lingkungan kerja merupakan bagian dari tanggung jawab yang perlu dilaksanakan secara konsisten," ujar Saefur.
Ia menambahkan, keteraturan dalam menjalankan tugas akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib. Lingkungan kerja yang tertib dinilainya turut mendukung pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.
Pengawasan Berjenjang dan Keseragaman Atribut
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum M. Tahir selaku pembina apel menyampaikan arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum mengenai kedisiplinan dan ketertiban jajaran. Selain penggunaan pakaian dinas, pengawasan terhadap kelengkapan atribut dan keseragaman dalam kegiatan resmi menjadi perhatian.
"Kedisiplinan perlu dijaga bersama melalui pengawasan dan pembinaan secara berjenjang. Setiap pimpinan dan atasan langsung memiliki tanggung jawab memastikan ketentuan yang telah ditetapkan dilaksanakan dengan baik," kata M. Tahir.
M. Tahir juga mengingatkan jajaran untuk memperhatikan kebersihan kantor, penyerapan anggaran, pelaporan, serta inventarisasi BMN. Berbagai aspek itu disebutnya sebagai bagian dari tata kelola pelaksanaan tugas di lingkungan kanwil.
Mengapa Penyerapan Anggaran dan BMN Jadi Perhatian
Penyerapan anggaran dan inventarisasi BMN termasuk dua hal yang berulang kali disebut dalam apel tersebut. Keduanya bersinggungan langsung dengan tata kelola keuangan dan aset negara di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulbar.
Melalui pengawasan berjenjang, setiap pimpinan dan atasan langsung diminta memastikan ketentuan yang telah ditetapkan dijalankan dengan baik. Pembinaan dilakukan bertingkat, mulai dari atasan langsung hingga pimpinan satuan kerja.
Apel pagi menjadi forum rutin penyampaian arahan sekaligus pengingat bagi jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar. Arahan mengenai kedisiplinan, ketertiban administrasi, dan pengelolaan aset diharapkan terus berjalan seiring pelayanan kepada masyarakat.