MAMUJU — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa perlindungan kekayaan intelektual, khususnya paten, memiliki peran vital dalam pengembangan inovasi dan penguatan kedaulatan teknologi nasional. Menurutnya, pemahaman strategi perlindungan paten harus terus ditingkatkan agar hasil riset memiliki perlindungan hukum optimal dan nilai ekonomi strategis.
Webinar yang digelar oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) secara daring itu menghadirkan VP Pemasaran dan Penjualan PT Pindad Engineering Indonesia, Reza Fathul Bahri. Ia menyampaikan bahwa industri pertahanan tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi motor pertumbuhan ekonomi.
"Industri pertahanan berperan menggerakkan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan industri komponen dan bahan baku dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, serta mengembangkan teknologi yang bisa dimanfaatkan di sektor sipil," ujar Reza.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DJKI, akademisi, industri, dan sektor finansial. Dukungan percepatan perlindungan paten dan penguatan valuasi kekayaan intelektual dinilai krusial agar inovasi industri pertahanan mampu bersaing di tingkat global.
Pemeriksa Paten Ahli Utama DJKI, Mohammad Zainudin, memaparkan bahwa teknologi pertahanan saat ini berkembang sangat pesat. Mulai dari kecerdasan artifisial, drone, cyber defense, hingga material militer canggih.
"Perlindungan paten menjadi kebutuhan penting untuk menjaga daya saing dan kedaulatan teknologi nasional," tegas Zainudin.
Ia mengingatkan para inventor dan peneliti untuk menjaga kerahasiaan hasil riset sebelum didaftarkan sebagai paten. Langkah strategis seperti melakukan patent search dan patent landscape juga perlu dilakukan agar klaim paten disusun secara tepat.
DJKI terus melakukan pendampingan dan pelatihan penyusunan dokumen paten kepada para inventor dan peneliti. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan inovasi nasional di bidang strategis.
Saefur Rochim menambahkan, Kanwil Kemenkum Sulbar berkomitmen mendukung penuh program DJKI. "Kami akan terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat, khususnya akademisi dan pelaku industri di Sulbar, mengenai pentingnya perlindungan paten," pungkasnya.