MAMUJU — Masyarakat Sulawesi Barat yang beraktivitas di luar ruangan pada Rabu besok disarankan tidak lupa membawa payung atau jas hujan. BMKG merilis data yang menunjukkan bahwa hampir seluruh wilayah Sulbar akan diliputi hujan ringan, mulai dari pesisir hingga dataran tinggi.
Berdasarkan pantauan satelit dan data stasiun meteorologi setempat, tingkat kelembapan udara di beberapa kabupaten berada di angka ekstrem, yakni 75 hingga 99 persen. Kondisi ini memicu pertumbuhan awan konvektif yang signifikan dan berpotensi membuat hujan turun secara tiba-tiba meski dengan intensitas ringan.
BMKG merinci, hujan ringan diprakirakan terjadi di enam wilayah berikut:
Berbeda dengan daerah tetangganya, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) diprediksi hanya akan diselimuti awan tanpa hujan. Suhu di Polman berkisar antara 23–30°C dengan kelembapan udara 69–98 persen. Meski cerah dari segi curah hujan, kelembapan yang masih tinggi tetap perlu diwaspadai.
BMKG mengingatkan para pengendara yang melintasi jalanan di Sulbar untuk menjaga jarak aman berkendara. Hujan ringan yang turun secara berkala membuat permukaan jalan menjadi licin dan jarak pandang menurun. “Kelembapan tinggi menyebabkan kabut tipis di beberapa ruas jalan, terutama di kawasan Mamasa yang bersuhu dingin,” tulis BMKG dalam rilisnya.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, mengingat kondisi atmosfer yang dinamis dapat berubah sewaktu-waktu.