MAJENE — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sulawesi Barat, Ramdani Boy, turun langsung menyaksikan panen raya di lahan SAE Rutan Majene, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini tidak hanya memanen tomat dan semangka, tetapi juga diisi dengan penanaman bibit alpukat secara simbolis sebagai komoditas unggulan perkebunan jangka panjang.
Hasil Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menegaskan bahwa keberhasilan panen ini merupakan buah kolaborasi seluruh jajaran dan warga binaan yang mengelola lahan SAE. Program ini dinilai efektif membekali keterampilan pertanian yang bisa digunakan setelah masa pidana selesai.
"Panen ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian yang dilaksanakan melalui sektor pertanian dapat memberikan hasil yang nyata. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Christy.
Apresiasi Kakanwil: Program Harus Terus Dikembangkan
Ramdani Boy memberikan apresiasi atas konsistensi Rutan Majene mengelola lahan produktif. Menurutnya, program berbasis pertanian ini tidak hanya menyokong ketahanan pangan nasional, tetapi juga membentuk karakter warga binaan yang mandiri dan produktif.
"Saya mengapresiasi jajaran Rutan Majene yang mampu mengelola lahan SAE secara optimal sehingga memberikan hasil yang bermanfaat. Kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan karena tidak hanya mendukung program ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang efektif dalam membentuk warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan setelah kembali ke masyarakat," ungkapnya.
Warga Binaan: Dapat Ilmu Bertani untuk Bekal ke Masyarakat
Salah satu warga binaan bernama Ahmad mengaku senang bisa terlibat langsung dalam pengelolaan lahan SAE. Ia mengaku mendapatkan pengetahuan baru mulai dari menanam, merawat, hingga memanen tanaman.
"Melalui kegiatan ini saya mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru tentang cara menanam, merawat, hingga memanen tanaman dengan baik. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan yang nantinya bisa saya gunakan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat," tuturnya.
Penanaman Bibit Alpukat untuk Ketahanan Pangan Jangka Panjang
Setelah panen, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit alpukat yang dilakukan secara simbolis oleh Kakanwil bersama Kepala Rutan dan jajaran. Bibit tersebut diharapkan menjadi komoditas unggulan perkebunan yang memberikan manfaat ekonomis berkelanjutan bagi program pembinaan di Rutan Majene.
Rutan Majene berkomitmen terus mengoptimalkan pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di lahan SAE. Ke depan, program ini akan diperkuat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan bernilai guna setelah kembali ke tengah masyarakat.