Pencarian

Dua Pelajar Polewali Mandar, Siswa SMAN 1 Wonomulyo dan Sekolah Rakyat Polman, Lolos Paskibraka Nasional 2026

Senin, 22 Juni 2026 • 15:08:31 WIB
Dua Pelajar Polewali Mandar, Siswa SMAN 1 Wonomulyo dan Sekolah Rakyat Polman, Lolos Paskibraka Nasional 2026
Dua pelajar asal Polewali Mandar lolos seleksi Paskibraka Nasional 2026.

POLEWALI MANDAR — Dua nama pelajar asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dipastikan akan mengibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026. Mereka berhasil lolos seleksi ketat Paskibraka Nasional yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Siapa Dua Pelajar Polman yang Lolos Paskibraka Nasional?

Kedua pelajar tersebut berasal dari dua sekolah berbeda di Kabupaten Polewali Mandar. Pertama, siswa dari SMAN 1 Wonomulyo, dan kedua, siswa dari Sekolah Rakyat Polman. Nama keduanya belum diumumkan secara resmi oleh pihak sekolah atau pemerintah daerah, namun kelolosan mereka telah dikonfirmasi oleh sumber di lingkungan Dinas Pendidikan setempat.

Proses Seleksi Paskibraka Nasional 2026

Seleksi Paskibraka tingkat nasional dikenal sangat ketat dan berjenjang. Peserta harus melewati tahapan seleksi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga akhirnya dinyatakan lolos di tingkat pusat. Kriteria penilaian meliputi tes fisik, kesehatan, wawasan kebangsaan, dan psikologi. Kedua siswa Polman ini berhasil bersaing dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Kebanggaan bagi Sulawesi Barat

Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Sulawesi Barat. Pasalnya, tidak setiap tahun ada perwakilan dari provinsi termuda di Pulau Sulawesi ini yang lolos ke tingkat nasional. Kepala sekolah SMAN 1 Wonomulyo dan pihak Sekolah Rakyat Polman menyambut gembira kabar tersebut dan berharap kedua siswa dapat menjalankan tugas dengan baik di Istana Negara.

Apa Dampak Kelolosan Ini bagi Pendidikan di Polman?

Keberhasilan dua pelajar Polman ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain di Sulawesi Barat untuk berprestasi di tingkat nasional. Prestasi non-akademik seperti Paskibraka juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan karakter di sekolah. Pemerintah daerah setempat diharapkan memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada kedua siswa yang akan bertugas pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Bagaimana Persiapan Menuju Istana Negara?

Setelah dinyatakan lolos, kedua siswa akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) tingkat nasional yang digelar oleh BPIP. Pelatihan ini biasanya berlangsung selama beberapa pekan sebelum hari H. Seluruh biaya akomodasi dan pelatihan ditanggung oleh pemerintah pusat. Kedua siswa akan bergabung dengan puluhan pasukan lainnya dari berbagai provinsi untuk menjalani latihan fisik dan baris-berbaris secara intensif.

Bagikan
Sumber: sulbar.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks