Pencarian

Fajar/Fikri Comeback 110 Menit Juara China Open, Debut Shin Tae Yong di Persija Gagal

Senin, 27 Juli 2026 • 07:09:31 WIB
Fajar/Fikri Comeback 110 Menit Juara China Open, Debut Shin Tae Yong di Persija Gagal
Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto meraih gelar juara China Open 2026 setelah mengalahkan lawan dalam pertandingan tiga gim selama 110 menit.

SULAWESI BARAT — Pertandingan di Olympic Sports Center Gymnasium berlangsung alot sejak gim pertama. Fajar/Fikri sempat unggul 3-0, namun lawan membalikkan keadaan dan merebut gim pertama 21-16. Memasuki gim kedua, pasangan Indonesia mulai menemukan ritme. Mereka berhasil memaksakan rubber game setelah menang tipis 21-19.

Pertarungan Sengit di Gim Ketiga

Gim penentuan menjadi panggung pertarungan sengit. Kedua pasangan bergantian memimpin angka. Pada skor kritis 19-19, Fajar/Fikri mampu merebut dua poin beruntun untuk mengunci kemenangan 21-19. Kemenangan ini menjadi gelar perdana mereka di turnamen BWF Super 1000 pada 2026, setelah sebelumnya gagal di turnamen serupa.

"Kami sangat bersyukur bisa juara. Pertandingan tadi luar biasa sulit," ujar Fajar usai laga. Ia juga memuji perjuangan lawan yang bermain cepat dan agresif.

Persija Kalah di Laga Perdana STY

Shin Tae Yong mendapat sambutan pahit pada debutnya bersama Persija Jakarta. Macan Kemayoran takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya dalam laga Piala Presiden 2026 di Stadion Patriot, Minggu (26/7). Pelatih asal Korea Selatan itu menurunkan sejumlah pemain muda seperti Agi Firmansyah, Victor Dethan, Figo Dennis, dan Fajar Faturrahman.

Sementara Persebaya turun dengan skuad utama. Pelatih Bernardo Tavares ingin menunjukkan timnya sudah memiliki chemistry meski baru persiapan singkat. Gol tunggal Persebaya tercipta pada babak pertama. Hasil ini membuat Persija harus mengejar poin di laga selanjutnya untuk lolos dari fase grup.

Timnas Voli Tertahan di Peringkat Tiga

Nasib kurang memuaskan juga dialami Timnas Voli Indonesia pada leg kedua SEA V Cup 2026. Bertanding di Jakarta International Velodrome, Minggu (26/7), Indonesia mengalahkan Kamboja 3-1 (25-18, 19-25, 25-20, 26-24) dan finis di peringkat ketiga. Hasil ini lebih buruk dari leg pertama di Filipina yang menempatkan Indonesia sebagai runner-up.

Pelatih Reidel Toiran membeberkan biang kerok kegagalan tim. "Kami perlu perbaikan di sektor pertahanan dan servis," ujar Toiran. Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi kepada pemain yang sudah berjuang maksimal.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks