MAMUJU — Turnamen Kartu Song atau Sambung Tulang yang digelar BPW KKSS Sulawesi Barat berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kompetisi yang diikuti 45 peserta dan terbagi dalam sembilan meja ini tidak hanya mempertandingkan keterampilan bermain kartu, tetapi juga menjadi ruang rekreasi bagi warga di tengah kesibukan sehari-hari.
Ketua Panitia H. Eman Sulaiman, S.E., M.M., C.MTr., C.IBST. menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang dengan konsep fun game. Menurutnya, merawat kebersamaan tidak harus selalu melalui agenda formal, melainkan bisa lewat ruang santai yang mempertemukan berbagai kalangan.
“Tujuan utama kami menyelenggarakan turnamen ini adalah untuk membangun serta merawat tali silaturahmi antarwarga KKSS dan masyarakat luas. Di sela-sela kesibukan sehari-hari, kita butuh ruang untuk berkumpul, tertawa, dan bermain secara fun. Merawat kebersamaan tidak harus selalu lewat agenda formal, tetapi bisa lewat ruang-ruang santai seperti ini,” ujar H. Eman Sulaiman.
Bukan Hanya untuk Internal KKSS
Yang menarik, turnamen ini terbuka untuk masyarakat umum, bukan hanya jajaran pengurus dan anggota KKSS. Alhasil, antusiasme warga yang memiliki hobi bermain kartu Song atau Sambung Tulang cukup tinggi. Suasana pertandingan pun berlangsung semarak dengan gelak tawa dan canda dari para peserta di setiap meja.
Hingga akhir kompetisi, panitia berhasil memilih lima pemain terbaik sebagai pemenang. Mereka mendapat apresiasi atas kemenangan di turnamen yang dinilai masih jarang digelar secara resmi di Sulawesi Barat.
Permainan Populer yang Jarang Dipertandingkan
Salah seorang peserta, Madi, mengapresiasi langkah KKSS Sulbar yang berani mengangkat permainan Sambung Tulang atau Song ke dalam kompetisi terorganisasi. Menurutnya, permainan ini sebenarnya cukup populer di tengah masyarakat, namun masih jarang dikemas dalam turnamen resmi dengan aturan yang jelas.
“Permainan kartu Sambung Tulang atau Song ini sebenarnya sangat populer, tetapi terbilang sangat jarang dipertandingkan secara resmi. Baru kali ini KKSS berani mengeksekusi dan mengemasnya dalam turnamen yang rapi, lengkap dengan aturan jelas serta apresiasi bagi para pemenang,” ungkap Madi.
Berpotensi Jadi Agenda Rutin
Tingginya antusiasme peserta menjadi catatan positif bagi BPW KKSS Sulbar. Ke depan, turnamen ini direncanakan tidak berhenti sebagai bagian dari semarak HUT RI ke-81, tetapi berpotensi dikembangkan menjadi agenda rutin organisasi. Panitia juga berencana menghadirkan konsep yang lebih meriah serta menyiapkan hadiah yang lebih menarik pada pelaksanaan berikutnya.
Melalui turnamen ini, BPW KKSS Sulbar menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial. Kebersamaan, hiburan rakyat, dan ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana penuh kekeluargaan juga menjadi bagian dari perayaan tersebut.