Pencarian

Jembatan Rusak di Desa Salutiwo Bonehau Mamuju Ancam Keselamatan Anak Sekolah, Warga Desak Perbaikan Segera

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:10:02 WIB
Jembatan Rusak di Desa Salutiwo Bonehau Mamuju Ancam Keselamatan Anak Sekolah, Warga Desak Perbaikan Segera
Jembatan rusak di Desa Salutiwo, Bonehau, Mamuju, menjadi ancaman keselamatan bagi anak sekolah dan pengendara yang melintas setiap hari.

MAMUJU — Ammang, seorang pemuda Desa Salutiwo, menyayangkan tidak adanya upaya perbaikan berarti dari pihak berwenang meski kerusakan jembatan sudah berlangsung lama. Menurutnya, fasilitas publik yang menjadi jalur vital mobilitas harian masyarakat itu terkesan dibiarkan begitu saja.

“Jembatan ini sudah lama rusak, tetapi sampai hari ini seperti tidak pernah dilirik oleh pemerintah. Jangan menunggu sampai semakin banyak korban baru kemudian ada tindakan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Ammang kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Dampak Kerusakan: Pelajar Terjatuh dan Pengendara Luka

Dampak buruk dari belum tersentuhnya perbaikan infrastruktur ini sudah mulai memakan korban. Beberapa anak sekolah dilaporkan sempat terjatuh saat menyeberang, sementara sejumlah pengendara sepeda motor mengalami luka-luka akibat tergores atau terhantam bagian besi jembatan yang mencuat rusak.

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terlebih jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan warga dengan aktivitas sehari-hari, termasuk jalur menuju sekolah bagi anak-anak di Desa Salutiwo.

Kritik untuk Pemerintah Desa: Jangan Hanya Pasif

Selain menyasar pemerintah daerah, Ammang juga memberikan catatan kritis kepada Pemerintah Desa Salutiwo. Ia berharap aparat desa tidak sekadar bersikap pasif dan mampu mengambil peran sebagai garda terdepan dalam mengawal aspirasi warganya ke tingkat pemerintahan yang lebih tinggi.

“Pemerintah desa harus lebih aktif. Jangan hanya menunggu instruksi dari atas, tapi juga harus memperjuangkan kebutuhan warganya,” imbuhnya.

Harapan Koordinasi dan Solusi Nyata

Ammang berharap koordinasi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dapat segera terbangun demi menghadirkan solusi nyata. Menurutnya, pembiaran infrastruktur dasar seperti ini tidak boleh terus berlanjut karena menyangkut keselamatan jiwa warga dan masa depan mobilitas anak-anak sekolah di Desa Salutiwo.

Ia mendesak agar pihak berwenang segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum memakan korban jiwa. Keselamatan masyarakat, kata dia, harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan lainnya.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: indigonews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks