SULAWESI BARAT — Cedera otot paha kiri membuat Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 selama 6-8 pekan. Kurniawan Dwi Yulianto menilai kehilangan kapten Timnas Indonesia itu justru membuka ruang bagi bek lain untuk unjuk kualitas di bawah asuhan John Herdman.
Idzes mengalami cedera saat membela Sassuolo melawan Juventus pada Senin (14/9/2026). Bek yang juga menjabat kapten Garuda itu diperkirakan baru bisa kembali bermain dalam 6-8 pekan ke depan.
Dengan rentang waktu pemulihan tersebut, Idzes hampir pasti melewatkan seluruh rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 25 September hingga 5 Oktober. Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Lini Belakang Herdman Kehilangan Sosok Utama
Absennya Idzes mengurangi satu opsi utama di jantung pertahanan Herdman. Posisi bek tengah yang biasanya diisi pemain Sassuolo itu kini harus dicari penggantinya dari stok pemain yang tersedia.
Kurniawan menilai situasi tersebut tidak seharusnya membuat pemain lain kehilangan kepercayaan diri. Menurut legenda Timnas Indonesia itu, Herdman masih punya cukup bek berkualitas dan berpengalaman.
"Kalau melihat pemain yang ada, saya rasa semua punya pengalaman ya. Mereka punya kualitas dan banyak juga yang bermain di luar negeri," kata Kurniawan.
Rizky Ridho hingga Kevin Diks Jadi Opsi Pengganti
Sejumlah nama tersedia untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Idzes. Ada Rizky Ridho, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Justin Hubner, Elkan Baggott, hingga Nathan Tjoe-A-On yang bisa dipasang Herdman.
Beberapa dari pemain tersebut bahkan mampu bermain di lebih dari satu posisi. Fleksibilitas itu dinilai Kurniawan sebagai modal penting selama turnamen berlangsung.
Persaingan di lini belakang diprediksi semakin terbuka. Para pemain tidak hanya dituntut siap secara teknis, tetapi juga konsisten untuk mendapat kepercayaan Herdman.
Momentum bagi Pemain Pelapis
Bagi pemain yang sebelumnya lebih sering menjadi pelapis, absennya Idzes bisa jadi momentum penting. Mereka berkesempatan tampil di pertandingan kompetitif sekaligus menunjukkan bahwa lini belakang Indonesia tetap punya kedalaman.
Kurniawan menegaskan setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan diri. Kompetisi internal di skuad Garuda dinilainya bakal berjalan ketat.
"Mereka harus benar-benar memberikan yang terbaik untuk mendapatkan tempat di timnas Indonesia," ujar Kurniawan.
Seluruh Laga Grup A Digelar di GBK
Indonesia akan menjalani seluruh pertandingan Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Turnamen ini menjadi ajang bagi para pemain yang dipanggil Herdman untuk membuktikan kekuatan Garuda tanpa sang kapten.
Kurniawan berharap siapa pun yang dipanggil bisa memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Target juara pertama di FIFA ASEAN Cup disebutnya sebagai harapan besar masyarakat Indonesia.
"Jadi siapapun yang dipanggil ke timnas Indonesia, ini adalah kesempatan bagi mereka memberikan semua kemampuannya," kata Kurniawan.
"Mereka harus bisa membahagiakan masyarakat Indonesia yang berharap sekali bisa menjadi juara untuk pertama kalinya," tutupnya.