Pencarian

Googlebooks Resmi Diperkenalkan, Laptop Premium Android-ChromeOS dengan Gemini AI Mulai Dijual Fall 2026

Kamis, 14 Mei 2026 • 14:06:51 WIB
Googlebooks Resmi Diperkenalkan, Laptop Premium Android-ChromeOS dengan Gemini AI Mulai Dijual Fall 2026
Googlebooks resmi diperkenalkan dengan sistem operasi Android-ChromeOS dan Gemini AI.

SULAWESI BARAT — Google secara resmi memperkenalkan Googlebooks dalam presentasi The Android Show, Selasa (14/5) waktu Eropa. Perangkat ini bukan sekadar Chromebook biasa. Googlebooks menjalankan sistem operasi berbasis Android dengan tampilan menyerupai ChromeOS, namun ditenagai penuh oleh Gemini Intelligence—asisten AI yang terintegrasi langsung ke level sistem.

VP Google, John Maletis, dalam wawancara dengan ChromeUnboxed mengonfirmasi bahwa Googlebooks dirancang sebagai laptop premium pertama yang mengutamakan AI sebagai inti pengalaman. "Kami akan melihat lebih banyak mitra hardware ke depannya," ujarnya, mengisyaratkan kemungkinan kehadiran Samsung setelah laporan eksklusif sebelumnya menyebut pengembangan laptop Galaxy dengan Android dan One UI 9.

Proses: Bagaimana Gemini AI Bekerja di Googlebooks?

Salah satu fitur paling khas adalah kursor mouse yang bisa "digoyang" untuk memunculkan opsi kontekstual. Jika kursor diarahkan ke tanggal di email, sistem langsung menawarkan pembuatan jadwal atau panggilan video. Saat pengguna memilih beberapa gambar, Gemini bisa menggabungkannya menjadi satu foto hasil AI.

Fitur lain yang disorot adalah pembuatan widget kustom lewat perintah teks. Contohnya, pengguna yang naik sepeda bisa membuat widget yang menampilkan cuaca, kualitas udara, kecepatan angin, dan peluang hujan dalam satu tampilan. Fitur ini juga tersedia di Android 17.

Googlebooks juga memungkinkan akses aplikasi ponsel langsung dari laptop. Cukup klik ikon telepon di taskbar, aplikasi dari HP Android bisa di-cast ke layar laptop. Notifikasi ponsel pun bisa diakses dari perangkat ini. Manajer file bawaan bisa menjangkau file di Google Drive maupun di ponsel atau tablet Android yang terhubung.

Apa yang Berubah dari Segi Antarmuka?

Googlebooks memiliki taskbar tetap di bagian bawah yang berisi kotak pencarian Google, pintasan ke ponsel, dan aplikasi favorit. Waktu dan tanggal muncul di pojok kiri atas, sementara panel Quick Settings diakses dari pojok kanan atas. Status baterai, Wi-Fi, dan notifikasi ditampilkan di status bar.

Pengguna bisa menyesuaikan tampilan OS, termasuk ikon aplikasi, dengan memilih warna favorit—mirip kustomisasi di ponsel Android modern. Aplikasi native yang dioptimalkan untuk layar besar meliputi Chrome, Gmail, Google Calendar, Drive, Gemini, Foto, Play Store, dan YouTube. Karena berbasis Android, kemungkinan besar semua aplikasi dan game dari Play Store bisa diinstal.

Tiap jendela aplikasi memiliki tiga tombol di sudut kanan atas: Minimalkan, Maksimalkan, dan Tutup—mirip Windows. Semua Googlebooks juga dibekali Glowbar, lampu RGB yang membentang di bagian bawah perangkat.

Apa Langkah Selanjutnya? Ketersediaan dan Mitra Hardware

Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo akan menjadi mitra pertama yang meluncurkan Googlebooks pada Fall 2026. Google belum menyebut harga resmi, namun posisinya yang lebih premium dari Chromebook mengindikasikan banderol yang lebih tinggi. Samsung belum diumumkan secara resmi, namun laporan sebelumnya menyebut perusahaan asal Korea Selatan itu tengah mengembangkan laptop Galaxy dengan Android dan One UI 9 yang kemungkinan masuk dalam kategori Googlebooks.

Bagi pengguna Indonesia yang sudah terbiasa dengan ekosistem Google dan Android, Googlebooks bisa menjadi alternatif menarik antara Chromebook yang terbatas aplikasi dan laptop Windows yang lebih berat. Namun, kepastian harga dan ketersediaan di pasar lokal masih harus menunggu pengumuman resmi mitra distribusi di Tanah Air.

Bagikan
Sumber: sammobile.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks