Pencarian

Sekda Sulbar Dorong Kantor Sat PJR Mamuju Tak Sekadar Bangunan Fisik, Soroti Tiga Masalah Lalu Lintas Krusial

Selasa, 19 Mei 2026 • 15:17:21 WIB
Sekda Sulbar Dorong Kantor Sat PJR Mamuju Tak Sekadar Bangunan Fisik, Soroti Tiga Masalah Lalu Lintas Krusial
Sekda Sulbar Junda Maulana meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sulbar di Mamuju.

MAMUJU — Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sulbar di jalan trans Sulawesi, Mamuju, ditandai dengan harapan besar dari pemerintah daerah. Sekda Sulbar Junda Maulana mengingatkan agar fasilitas ini tidak berhenti sebagai proyek fisik semata, melainkan menjadi solusi nyata bagi keselamatan pengguna jalan.

“Harapan kita bahwa bangunan ini bukan hanya sekadar pembangunan, tapi juga memberikan manfaat. Tugas dan fungsi PJR ini sangat banyak,” ujar Junda Maulana dalam sambutannya.

Tiga Titik Kritis yang Jadi Perhatian Pemprov

Junda Maulana membeberkan tiga prioritas yang mendasari dukungan Pemprov Sulbar terhadap proyek ini. Pertama, peningkatan kepadatan lalu lintas di sejumlah titik baru seiring perkembangan daerah di Sulbar. “Kita sudah memiliki beberapa titik yang mulai padat seiring perkembangan daerah,” katanya.

Kedua, penegakan hukum dan edukasi berlalu lintas yang menyasar pelajar. Ia menyoroti maraknya anak sekolah yang mengendarai motor tanpa kompetensi memadai. “Banyak anak sekolah yang jauh dari sekolahnya, sementara mereka terbatas dengan moda transportasi sehingga memilih berkendara sendiri,” ungkapnya. Menurut Junda, banyak korban dan pelaku kecelakaan di Sulbar justru berasal dari kelompok yang belum kompeten—mampu mengendarai namun tidak paham aturan.

Ketiga, pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat yang melintas di jalan poros Sulbar. Jalur ini merupakan satu-satunya akses utama ekonomi masyarakat. “Bagaimana bobot angkutan berat yang melewati batas jalan ini bisa diantisipasi, meski jembatan timbang belum tersedia,” pungkasnya. Kerusakan jalan akibat muatan berlebih, kata dia, berpotensi menghambat perekonomian daerah.

Lahan Hibah dan Rencana Rest Area

Pemprov Sulbar telah mendukung proyek ini sejak 2024 dengan menghibahkan lahan di lokasi strategis dekat jalan trans Sulawesi. Junda menjelaskan bangunan lama di atas lahan tersebut—dibangun pada 2008—sudah dihapus dari aset daerah karena tidak layak fungsi. “Kami support dan sudah memberikan lahannya sejak 2024. Aset bangunan lama yang berdiri di atasnya juga sudah kami hapus,” tuturnya.

Lokasi ini rencananya tidak hanya menjadi kantor patroli, tetapi juga akan difungsikan sebagai rest area, sebagaimana disampaikan Kapolda Sulbar. Junda berharap keberadaan kantor Sat PJR menjadi ikon baru kawasan tersebut. “Alhamdulillah, hari ini pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama,” tutupnya.

Pembangunan ini diharapkan rampung sesuai target dan segera beroperasi untuk menekan angka kecelakaan serta menjaga ketertiban di jalur trans Sulawesi yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat Sulbar.

Bagikan
Sumber: mandarpos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks