Pencarian

Pertamina Bantah Isi BBM Nominal Ganjil Bisa Hindari Kecurangan: Takaran Sudah Terkalibrasi

Kamis, 13 Agustus 2026 • 12:50:31 WIB
Pertamina Bantah Isi BBM Nominal Ganjil Bisa Hindari Kecurangan: Takaran Sudah Terkalibrasi
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa isu nominal ganjil dan speed nozzle tidak memengaruhi takaran BBM di SPBU.

SULAWESI BARAT — Belakangan ini, unggahan di media sosial kembali ramai membahas soal cara menghindari kecurangan saat mengisi BBM di SPBU. Salah satu narasi yang beredar menyebutkan, konsumen harus mengisi BBM dengan nominal ganjil agar takaran yang keluar tidak dikurangi. Ada pula yang mengaitkan pengaturan speed nozzle dengan volume BBM yang diterima.

Pertamina Patra Niaga langsung merespons kabar tersebut. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa informasi yang beredar itu keliru dan menyesatkan.

Fakta di Balik Isu Nominal Ganjil dan Speed Nozzle

Roberth menjelaskan, volume BBM yang disalurkan dispenser mengacu pada nominal yang dipilih konsumen, baik itu angka ganjil maupun genap. Dengan kata lain, tidak ada perlakuan khusus yang membuat takaran berbeda berdasarkan pilihan nominal pembayaran.

Ia juga meluruskan miskonsepsi soal speed nozzle. Fungsi alat tersebut hanya untuk mengatur laju aliran BBM, bukan untuk menentukan volume yang keluar. "Penggunaan speed 1, 2, maupun 3 tidak menyebabkan perbedaan takaran," ujar Roberth dalam keterangan resminya.

Jaminan Kalibrasi dan Pengawasan SPBU

Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh dispenser di SPBU beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku. "Kami memastikan dispenser BBM di SPBU beroperasi sesuai ketentuan. Baik nominal pembayaran maupun pengaturan speed nozzle tidak menentukan takaran BBM yang diterima konsumen. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap informasi yang tidak terverifikasi," kata Roberth.

Ia menambahkan, setiap dispenser di SPBU Pertamina telah melalui proses kalibrasi dan tera ulang secara rutin. Prosedur ini dilakukan untuk memastikan volume BBM yang dikeluarkan benar-benar sesuai dengan angka yang ditampilkan di layar mesin.

Selain mengandalkan pengawasan internal, Pertamina Patra Niaga juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat. Jika menemukan dugaan ketidaksesuaian pelayanan atau takaran di SPBU, konsumen diminta melapor melalui layanan Pertamina Customer Solution di nomor 135.

Langkah ini menjadi kanal resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, sekaligus menekan potensi penyimpangan di lapangan. Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi operasional SPBU demi menjaga kepercayaan konsumen.

Informasi soal nominal ganjil ini bukan kali pertama muncul. Konten serupa sempat beredar dan dibantah sebelumnya, namun kembali mengemuka di tengah tingginya perhatian publik terhadap harga dan kualitas layanan BBM. Karena itu, verifikasi terhadap kabar yang belum jelas sumbernya tetap menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terprovokasi.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks