MAMUJU TENGAH — Rencana program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju (UNIMAJU) Angkatan VI Posko Desa Mahahe resmi dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Desa Mahahe, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Fokus utama pengabdian kali ini diarahkan pada penguatan literasi anak usia dini, pengembangan budaya membaca, serta pembinaan keagamaan bagi masyarakat setempat.
Program Literasi untuk TK dan SD
Salah satu program unggulan yang disusun adalah Literasi Anak Usia Dini yang menyasar tingkat TK dan SD. Rencananya, program ini akan dijalankan melalui metode pembelajaran interaktif, kegiatan mendongeng, pengenalan huruf dan abjad bagi anak TK, serta pendampingan membaca dan menulis bagi siswa sekolah dasar.
Mahasiswa KKN juga menggagas pembentukan Pojok Baca Desa dengan menyediakan bahan bacaan edukatif. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan anak-anak di lingkungan sekolah maupun di luar jam belajar, sekaligus menciptakan ruang belajar yang menyenangkan dan mendorong tumbuhnya budaya membaca di tengah masyarakat.
Pembinaan Keagamaan dan Dukungan Pemerintah
Selain pendidikan, perhatian juga diberikan pada penguatan karakter generasi muda melalui pembinaan keagamaan. Program yang diarahkan pada kegiatan mengaji dan pembelajaran dasar-dasar keagamaan ini bertujuan membentuk generasi yang memiliki akhlak baik.
Perwakilan Humas KKN UNIMAJU Angkatan VI Posko Desa Mahahe, Yusril, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. "Kami sangat berharap Pemerintah Desa Mahahe beserta Pemerintah Kecamatan Tobadak dan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dapat memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja yang kami usung. Sinergi dan kolaborasi dari pemerintah serta masyarakat sangat penting agar program literasi dan pembinaan keagamaan ini tidak berhenti saat masa KKN berakhir, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Mahahe," ujar Yusril.
Sinergi Seluruh Elemen Desa Mahahe
Seminar program kerja tersebut turut dihadiri Camat Tobadak, jajaran Pemerintah Desa Mahahe, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), PIC Literasi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Ketua BPD, ibu-ibu PKK, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan nyata terhadap pelaksanaan program KKN.
Sejumlah peserta menyambut baik program yang dipaparkan karena dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendidikan, literasi, dan kehidupan keagamaan di Desa Mahahe. Kegiatan KKN ini merupakan bagian dari pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, di mana mahasiswa diharapkan mampu memberikan gagasan, inovasi, serta solusi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.