Operasi Patuh Marano 2026 di Sulbar Mulai 8 Juni, Kapolda Instruksikan Personel Tak Hanya Tilang Tapi Bagi Helm Gratis

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:29:36 WIB
Kapolda Sulbar buka Latpra Operasi Patuh Marano 2026 dengan fokus pendekatan persuasif kepada masyarakat.

MAMUJU — Operasi Patuh Marano 2026 tidak boleh sekadar menjadi ajang tilang massal bagi pengendara di Sulawesi Barat. Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menegaskan hal itu saat membuka Latihan Pra Operasi (Latpra) secara virtual dari Mapolda Sulbar, Kamis (5/6/2026).

Alih-alih fokus pada penegakan hukum, ia meminta personel memenangkan hati masyarakat lewat pendekatan persuasif dan edukatif. Penindakan, kata dia, hanya menjadi pilihan terakhir.

“Jangan hanya fokus menindak. Kita harus memenangkan hati masyarakat. Munculkan ide-ide kreatif yang membuat mereka merasa dilayani, bukan ditakuti,” ujar Adi Deriyan dalam arahannya yang dihadiri seluruh Kapolres jajaran dan pejabat utama Polda Sulbar.

Polres Diminta Rancang Program Unggulan

Kapolda mendorong setiap Polres di Sulbar memiliki program unggulan masing-masing selama operasi berlangsung. Beberapa contoh kegiatan yang disarankan antara lain pembagian helm keselamatan dan layanan cuci kendaraan gratis bagi pengendara.

“Berikan pemahaman, himbauan dan bantu mereka lewat pemberian helm keselamatan, cuci kendaraan gratis atau kegiatan lain yang mendorong kesadaran tertib berlalu lintas,” tegasnya.

Menurut Adi Deriyan, strategi ini penting untuk menghindari pemberitaan negatif yang dapat mencoreng citra institusi, terutama terkait penyalahgunaan wewenang oleh petugas di lapangan. Momentum Operasi Patuh Marano 2026 juga berdekatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Latpra Jadi Bekal Hadapi Gangguan di Jalan

Latihan Pra Operasi digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh Kapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas, serta Kasat Samapta. Kegiatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan dan profesionalisme personel.

“Perkembangan situasi saat ini membawa dampak positif maupun negatif, termasuk potensi gangguan di jalan raya. Oleh karena itu, latihan ini menjadi bekal penting agar kita siap menghadapi berbagai kemungkinan tantangan yang ada,” ujar Adi Deriyan.

Operasi Patuh Marano 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan menciptakan situasi keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Operasi akan berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Bagaimana Warga Bisa Mendapatkan Layanan Gratis?

Setiap Polres di Sulbar diinstruksikan merancang program unggulan masing-masing. Masyarakat dapat memantau akun media sosial resmi Polres setempat untuk mengetahui jadwal pembagian helm atau cuci kendaraan gratis selama operasi berlangsung.

Apa Sanksi Jika Pengendara Tetap Melanggar?

Penindakan berupa tilang tetap berlaku sebagai pilihan terakhir. Namun, petugas akan mengutamakan pemberian pemahaman dan himbauan terlebih dahulu. Sanksi baru diterapkan apabila upaya pembinaan dan penyadaran tidak membuahkan hasil.

Mengapa Pendekatan Ini Dipilih?

Kapolda ingin kehadiran polisi dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan sebagai aparat yang ditakuti. Pendekatan humanis diyakini lebih efektif dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas jangka panjang di Sulbar.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: opsi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top