Pencarian

Polda Sulawesi Barat Siap Turun ke Desa Dukung Program GARATTA TBC Percepat Eliminasi Tuberkulosis 2030

Kamis, 04 Juni 2026 • 18:46:31 WIB
Polda Sulawesi Barat Siap Turun ke Desa Dukung Program GARATTA TBC Percepat Eliminasi Tuberkulosis 2030
Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta menyatakan dukungan penuh terhadap program GARATTA TBC.

MAMUJU — Komitmen itu disampaikan langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta saat menerima kunjungan Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim di Mapolda Sulbar, Rabu (3/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menghadapi target nasional eliminasi TBC pada tahun 2030.

Mengapa Bhabinkamtibmas Jadi Garda Terdepan?

Dalam pemaparannya, dr. Nursyamsi menjelaskan bahwa GARATTA TBC merupakan inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini mengintegrasikan peran tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader, tokoh masyarakat, hingga berbagai sektor terkait.

“Penanganan TBC tidak cukup hanya dilakukan di fasilitas kesehatan. Kita harus bergerak sampai ke tingkat desa melalui keterlibatan aktif masyarakat. GARATTA TBC hadir untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, mempercepat penemuan kasus, meningkatkan keberhasilan pengobatan, dan memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang lebih dekat,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.

Menurutnya, jaringan Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh desa di Sulbar dinilai sangat strategis. Mereka bisa membantu edukasi warga, deteksi dini kasus, mengurangi stigma terhadap penderita TBC, hingga mendorong masyarakat yang mengalami gejala untuk segera memeriksakan diri.

“Peran Bhabinkamtibmas sangat penting karena mereka berada langsung di tengah masyarakat. Kehadiran mereka dapat memperkuat upaya edukasi dan penjangkauan kelompok berisiko,” katanya.

Tantangan di Lapangan: Penemuan Kasus dan Cakupan TPT

Kepala DKPPKB mengungkapkan bahwa Sulawesi Barat masih menghadapi tantangan serius dalam upaya eliminasi TBC. Dua aspek utama yang menjadi pekerjaan rumah adalah rendahnya angka penemuan kasus dan cakupan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) yang belum optimal.

Karena itu, keterlibatan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dinilai bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Tanpa kolaborasi yang kuat, target eliminasi TBC pada 2030 dinilai sulit tercapai.

Polisi Siap Jadi Mitra Masyarakat

Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta menyambut baik inovasi GARATTA TBC. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian siap mendukung program percepatan eliminasi TBC melalui pendekatan kemitraan dengan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat diharapkan mampu mempercepat pencapaian target Sulawesi Barat Bebas TBC 2030. Pemerintah Provinsi Sulbar optimistis, dengan penguatan gerakan berbasis masyarakat seperti GARATTA TBC, upaya pengendalian TBC dapat berjalan lebih efektif sehingga terwujud masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Bagikan
Sumber: sorotanpena.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks