MAMUJU TENGAH — Kombes Pol Beny Murjayanto menegaskan komitmen Polri dalam memberantas paham radikal yang mengancam persatuan bangsa. Ia meminta jajaran penyidik untuk lebih jeli membaca pola penyebaran ideologi anti-Pancasila, baik melalui media sosial, lingkungan pendidikan, maupun aktivitas yang menyasar generasi muda.
“Aparat kepolisian harus mampu membaca berbagai pola penyebaran ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” tegas Kombes Pol Beny di hadapan personel Satreskrim Polres Mamuju Tengah.
Unit Reaksi Cepat Jadi Garda Terdepan
Selain soal radikalisme, perhatian serius juga diberikan pada optimalisasi Unit Reaksi Cepat (URC). Kombes Pol Beny mengingatkan bahwa URC harus menjadi garda terdepan dalam merespons setiap laporan masyarakat. Kecepatan, ketepatan, dan profesionalisme personel dinilai menjadi faktor utama membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi jajaran pejabat Ditreskrimum Polda Sulbar. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kapolres Mamuju Tengah AKBP Arie Prayitno, para Kapolsek, personel Satreskrim, serta Kasatgas Densus 88 AKBP Wiro.
Penanganan Kasus Anak Harus Humanis
Kombes Pol Beny secara spesifik meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak. Ia menekankan pentingnya menjamin perlindungan hak-hak korban dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, dinas sosial, serta lembaga perlindungan anak.
“Setiap kasus harus ditangani secara cepat, tepat, dan menyeluruh,” ujarnya. Ia juga menginstruksikan agar koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat.
Evaluasi Kinerja Penyidik dan Administrasi Perkara
Supervisi ini juga menjadi ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penyidik Satreskrim. Mulai dari administrasi penyidikan, kualitas penanganan perkara, hingga penerapan prosedur hukum sesuai ketentuan yang berlaku, semua diperiksa secara detail.
“Supervisi ini bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel agar setiap penanganan perkara dilakukan secara profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol Beny Murjayanto.
Apresiasi Kapolres Mamuju Tengah
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Arie Prayitno menyambut baik kegiatan supervisi tersebut. Menurutnya, arahan dan evaluasi dari Ditreskrimum Polda Sulbar menjadi bekal penting bagi seluruh personel. Ia berharap kualitas penyidikan dan respons terhadap laporan masyarakat terus meningkat.
Melalui kegiatan ini, Polda Sulawesi Barat berharap kualitas pelayanan di bidang reserse kriminal terus meningkat. Targetnya, masyarakat mendapatkan rasa aman, perlindungan, serta kepastian hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan.