MAMUJU — Stan Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat di Festival Rakyat Nusantara tak sekadar memajang brosur. Di Anjungan Pantai Manakarra, warga bisa langsung berkonsultasi soal kekayaan intelektual, administrasi hukum umum, hingga mengakses pojok baca Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).
Layanan Konsultasi Langsung untuk Warga Mamuju
John Batara Manikallo menyambangi setiap sudut stan. Ia berdialog dengan petugas dan pengunjung yang antre konsultasi. Kadiv P3H itu mengapresiasi konsep stan yang interaktif dan semangat petugas yang berjaga sejak sore hingga malam.
"Kami ingin memastikan kehadiran Kanwil Kemenkum Sulbar di Festival Rakyat Nusantara ini benar-benar memberi manfaat nyata. Di stan ini, masyarakat bisa berkonsultasi langsung mengenai berbagai layanan hukum, mulai dari pembentukan regulasi, pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI), administrasi hukum umum, penyuluhan hukum, hingga informasi hukum dan pojok baca JDIH," ujar John Batara di sela pemantauan.
Pantai Manakarra: Lokasi Strategis Edukasi Hukum
Pemilihan Anjungan Pantai Manakarra dinilai tepat. Kawasan ini menjadi pusat keramaian warga Mamuju di akhir pekan, terutama saat festival berlangsung. Menurut John Batara, potensi jangkauan edukasi hukum ke publik jadi lebih luas dan efektif dibanding kegiatan di kantor.
Ia berharap momentum festival budaya dan ekonomi kreatif ini bisa meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Sulawesi Barat. Hingga malam hari, stan Kanwil Kemenkum Sulbar terus dipadati pengunjung yang antusias mencari tahu program unggulan kementerian.