Pencarian

Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Sulbar Kucurkan Rp60 Miliar untuk Program Padat Karya 2026

Selasa, 10 Februari 2026 • 15:14:04 WIB
Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Sulbar Kucurkan Rp60 Miliar untuk Program Padat Karya 2026

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengambil langkah taktis dalam merespons dinamika ketenagakerjaan di daerah. Meski mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional dan berhasil menurunkan angka kemiskinan, Pemprov Sulbar kini mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp60 miliar pada tahun 2026 khusus untuk program padat karya.

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa alokasi ini merupakan jawaban langsung atas tantangan meningkatnya angka pengangguran yang muncul di tengah tren positif ekonomi daerah.

Paradoks Ekonomi: Pertumbuhan Tinggi, Pengangguran Naik

Dalam forum Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kantor Gubernur, Senin (9/2/2026), Gubernur Suhardi Duka mengungkapkan bahwa pemerintah tengah melakukan evaluasi mendalam terhadap akar permasalahan ketenagakerjaan di Sulbar.

"Pertumbuhan ekonomi kita sudah di atas nasional dan berhasil menurunkan angka kemiskinan. Namun, tingkat pengangguran sedikit meningkat. Kita ingin cari apa masalahnya dan fokus kembali untuk menurunkannya," ujar Suhardi Duka.


Strategi Intervensi Padat Karya 2026

Sebagai solusi jangka pendek yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat, pemerintah akan memperluas skema lapangan kerja melalui proyek infrastruktur dan layanan publik berbasis komunitas.

Aspek ProgramDetail Kebijakan
Total AnggaranRp60 Miliar +
Skema PekerjaanPadat Karya (Labor Intensive)
Cakupan WilayahKawasan Perdesaan dan Perkotaan
Tujuan UtamaPenyerapan tenaga kerja lokal & percepatan infrastruktur
Konteks PerencanaanPersiapan RKPD 2027

Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Desa

Program padat karya ini tidak hanya dirancang untuk memberikan penghasilan instan bagi warga, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang mangkrak atau memerlukan pemeliharaan rutin. Dengan melibatkan tenaga kerja lokal baik di desa maupun kota, pemerintah berharap terjadi perputaran ekonomi yang lebih inklusif.

Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari persiapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, di mana penyelarasan antara pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan lapangan kerja menjadi prioritas utama di sisa masa jabatan gubernur.

Melalui integrasi program ini, Sulawesi Barat optimis dapat menekan angka pengangguran kembali ke level rendah sembari mempertahankan prestasi pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai selama setahun terakhir.


3 Pilihan Judul yang Sangat Relevan:

Atasi Kesenjangan Ekonomi, Gubernur Suhardi Duka Siapkan Rp60 Miliar untuk Lapangan Kerja Baru

Respons Tren Pengangguran, Pemprov Sulbar Perluas Program Padat Karya hingga ke Desa

Suhardi Duka: Rp60 Miliar Siap Dikucurkan untuk Jaga Daya Beli dan Tekan Pengangguran di Sulbar

Apakah Anda ingin saya membuatkan draf "Kriteria Penerima Manfaat" untuk program padat karya ini agar bisa dijadikan panduan bagi pembaca di daerah?

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks