MAMUJU — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSS) Sulawesi Barat menggelar rapat internal untuk mendorong optimalisasi website OPD, Senin (11/5). Kepala Dinas, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan portal digital pemerintah harus menjadi rujukan utama masyarakat, bukan sekadar pajangan.
“Kita ingin integrasi website ini benar-benar menjadi referensi publik. Karena itu, setiap OPD harus memastikan data yang ditampilkan lengkap, mudah diakses, serta dikemas secara menarik dan profesional,” ujar Ridwan dalam rapat tersebut.
Data ASN dan Branding Digital Ikut Dipantau
Rapat internal itu tidak hanya membahas teknis pengelolaan konten. DiskominfoSS juga menyoroti pemantauan data Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap perangkat daerah. Strategi penguatan branding digital turut dibahas agar tampilan website pemerintah lebih profesional dan seragam.
Seluruh OPD didorong aktif memperbarui data secara berkala. Setiap fitur website harus terhubung dengan laman utama Pemprov Sulbar. Dengan begitu, informasi dari berbagai dinas bisa diakses dalam satu pintu digital.
Visi Gubernur: Birokrasi Modern Berbasis Teknologi
Langkah ini merupakan bagian dari program Sulbar Digital yang digagas Gubernur Suhardi Duka. Ridwan menegaskan, keberhasilan transformasi digital tidak cukup hanya dengan menyediakan teknologi. Komitmen seluruh perangkat daerah dalam menyajikan data yang relevan dan terus diperbarui menjadi kunci utama.
“Setiap OPD harus memastikan kebutuhan informasi publik dapat diakses dengan mudah dan cepat,” tambahnya.
Dengan penguatan ini, warga Sulbar diharapkan bisa mendapatkan informasi program pemerintah, data pembangunan, hingga layanan publik lainnya hanya dalam satu genggaman digital.