Pencarian

Pemprov Sulbar Gandeng FK Unhas Percepat Penguatan SDM Kesehatan, Targetkan Penurunan Stunting di Wilayah Terpencil

Sabtu, 16 Mei 2026 • 11:48:03 WIB
Pemprov Sulbar Gandeng FK Unhas Percepat Penguatan SDM Kesehatan, Targetkan Penurunan Stunting di Wilayah Terpencil
Pemprov Sulbar dan FK Unhas resmi jalin kerja sama percepatan penguatan SDM kesehatan.

MAKASSAR — Kerja sama ini diresmikan dalam pertemuan strategis di Makassar, Rabu (13/5/2026). Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, mewakili Gubernur Suhardi Duka dalam forum yang membahas kolaborasi akademik dan praktik kesehatan tersebut.

Pemprov Sulbar menilai dukungan perguruan tinggi menjadi faktor krusial untuk mentransformasi layanan kesehatan yang selama ini masih timpang antara kota dan desa. “Kesehatan adalah investasi penentu masa depan bangsa. Kerja sama dengan institusi pendidikan seperti FK Unhas sangat krusial untuk memastikan ketersediaan tenaga medis yang kompeten dan berkualitas di Sulbar,” tegas dr. Nursyamsi Rahim dalam keterangan resmi yang diterima Reportase.

Fokus pada Daerah Terpencil dan Teknologi Kesehatan

Salah satu poin utama yang dibahas adalah pemanfaatan teknologi kesehatan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil. Selama ini, layanan kesehatan di Sulbar cenderung terpusat di perkotaan seperti Mamuju dan Polewali Mandar.

Pemprov juga mendorong pengembangan kapasitas tenaga medis yang sudah ada. Tujuannya agar mereka mampu menangani kasus-kasus kompleks tanpa harus dirujuk ke Makassar atau rumah sakit di luar provinsi.

Target Eliminasi Penyakit Menular dan Percepatan Penurunan Stunting

Sinergi dengan kalangan akademisi ini tidak hanya menyasar penguatan tenaga medis. Pemerintah daerah menargetkan percepatan eliminasi penyakit menular dan penurunan angka stunting di sejumlah wilayah Sulbar yang masih masuk kategori rawan.

Menurut data internal DKPPKB, angka prevalensi stunting di Sulbar masih di atas rata-rata nasional. Oleh karena itu, kolaborasi dengan FK Unhas diharapkan bisa membawa pendekatan ilmiah dan berbasis bukti dalam intervensi gizi di lapangan.

Kesehatan sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Pemprov Sulbar menempatkan sektor kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Kebijakan ini selaras dengan visi “Sulbar Maju dan Sejahtera” melalui penguatan SDM unggul dan berkarakter.

“Keberhasilan sistem kesehatan pada akhirnya diukur dari manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di kelompok rentan,” pungkas dr. Nursyamsi Rahim.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah berharap lahir generasi yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.

Bagikan
Sumber: reportase.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks