Pencarian

Burong Mandi Belitung Timur Dikelola Pokdarwis Berage, Pendapatan Rp9,58 Juta per Bulan

Jumat, 25 September 2026 • 17:48:31 WIB
Burong Mandi Belitung Timur Dikelola Pokdarwis Berage, Pendapatan Rp9,58 Juta per Bulan
Pantai Burong Mandi di Belitung Timur dikelola Pokdarwis Berage bersama warga desa sejak 2023.

SULAWESI BARAT — Desa Wisata Burong Mandi di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dikelola Pokdarwis Berage bersama 30 anggotanya sejak 2023. Kelompok ini mencatat rata-rata pendapatan Rp9,58 juta per bulan dari pengelolaan destinasi, dengan kunjungan mencapai 23.002 orang per tahun. Pengembangan kawasan berjalan lewat dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Pokdarwis Berage bukan pengelola tunggal kawasan Pantai Burong Mandi. Sebanyak 10 pelaku UMKM dan 15 warga sekitar ikut dilibatkan dalam aktivitas wisata, mulai dari berjualan hingga menjaga kebersihan area pantai. Pelibatan ini membuat manfaat ekonomi destinasi tidak hanya berputar di kalangan pengurus kelompok.

Daya Tarik Pantai Burong Mandi

Burong Mandi mengandalkan potensi alam pesisir yang dikelola langsung oleh warga desa. Berbeda dari pantai komersial yang dikelola perusahaan swasta, kawasan ini berjalan dengan skema wisata berbasis masyarakat sejak 2023.

Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati garis pantai. Mereka juga berinteraksi dengan UMKM lokal yang berjualan di sekitar area, sehingga belanja di kawasan ini langsung berdampak pada pendapatan warga.

Angka Kunjungan dan Pendapatan Kelompok

Pada 2024, kunjungan ke Burong Mandi tercatat 21.855 orang. Data terbaru menunjukkan angka itu naik menjadi 23.002 pengunjung per tahun.

Lonjakan paling terasa pada periode Idul Fitri. Dalam satu bulan selama libur Lebaran, pendapatan Pokdarwis Berage menembus Rp47,86 juta, jauh di atas rata-rata bulanan Rp9,58 juta. Pola ini menunjukkan kunjungan wisata Burong Mandi sangat bergantung pada musim libur nasional.

Pelatihan dan Fasilitas Pendukung

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mendukung pengembangan kapasitas kelompok melalui sejumlah kegiatan. Salah satunya pelatihan pemilahan sampah yang diikuti 30 anggota Pokdarwis, 10 pelaku UMKM, dan 15 masyarakat sekitar.

Fasilitas yang disediakan mencakup lampu jalan dengan panel surya dan tempat sampah terpilah. Dua fasilitas ini dipilih untuk mendukung pengelolaan kawasan yang lebih bersih dan hemat energi.

Ketua Pokdarwis Berage, Herkoles, menyebut pelatihan pemilahan sampah menjawab persoalan nyata di lapangan.

"Pelatihan pemilahan sampah ini sangat dibutuhkan karena masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Kami berharap kesadaran menjaga kebersihan semakin meningkat sehingga wisatawan merasa lebih nyaman saat berkunjung," ujar Herkoles.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menekankan pentingnya penguatan kapasitas kelompok dalam skema wisata berbasis masyarakat.

"Burong Mandi memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan bersama masyarakat. Melalui penguatan kapasitas Pokdarwis dan pelibatan pelaku usaha lokal, kami berharap pengelolaan destinasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Rusminto.

Cara Menuju Burong Mandi

Burong Mandi berada di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari pusat Kota Manggar sebagai ibu kota kabupaten, kawasan ini dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua atau roda empat melalui jalan desa.

Wisatawan dari luar pulau umumnya terbang ke Bandara H.A.S. Hanandjoeddin di Tanjung Pandan, lalu melanjutkan perjalanan darat ke arah timur menuju Belitung Timur. Informasi rute terkini dan kondisi jalan sebaiknya dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat sebelum berangkat.

Tips Berkunjung

Waktu terbaik datang adalah saat cuaca cerah di luar periode libur panjang jika ingin suasana lebih tenang. Sebaliknya, jika ingin merasakan ramainya kunjungan dan aktivitas UMKM, periode Idul Fitri jadi pilihan — meski kawasan akan jauh lebih padat.

Bawa perlengkapan pribadi untuk menjaga kebersihan, karena kawasan ini menerapkan sistem pemilahan sampah. Belanja di UMKM sekitar pantai menjadi cara paling langsung mendukung ekonomi warga desa.

Untuk kunjungan keluarga, alokasikan waktu setengah hari hingga sehari penuh. Kombinasikan aktivitas pantai dengan mencoba kuliner lokal yang dijual pelaku UMKM di sekitar Burong Mandi.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mattanews.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks