Mamuju — Upacara peringatan Hardiknas tingkat Provinsi Sulawesi Barat berlangsung khidmat dengan penganugerahan tiga tanda kehormatan. Gubernur Suhardi Duka menyampaikan langsung penghargaan kepada Asrul, Sriwati, dan Jamal Abdullah yang dipilih atas loyalitas dan pengabdian di sektor pendidikan selama puluhan tahun.
Kehadiran dalam upacara mencakup unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan Widya Prada Ahli Utama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Haris Iskandar yang mewakili Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan.
Tiga Penerima Penghargaan dengan Masa Bakti Berbeda
Asrul, S.Pd, guru SMKN 1 Mamasa, menerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun. Penghargaan ini mengakui pengabdiannya sebagai pendidik selama satu dekade di tingkat menengah kejuruan.
Sriwati, S.IP, Kepala Seksi Evaluasi pada UPTD Balai Layanan Data dan Teknologi Informasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, meraih Satyalancana Karya Satya 20 Tahun. Pengalaman dua dekade menunjukkan komitmen konsisten dalam layanan data dan evaluasi pendidikan.
Penghargaan tertinggi diterima Jamal Abdullah, S.Sos, Kepala Cabang Dinas Wilayah II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, dengan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun atas tiga dekade pengabdian kepada negara di bidang pendidikan.
Pendidikan Kunci Sumber Daya Manusia Unggul
Dalam amanatnya, Gubernur Suhardi Duka menekankan peran strategis pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas, berkarakter, dan kompetitif. "Peringatan Hardiknas harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan mutu pendidikan di Sulawesi Barat," ujarnya.
Gubernur menambahkan bahwa Hardiknas 2026 menjadi refleksi penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi kemajuan sektor pendidikan Sulbar secara berkelanjutan.
Apresiasi untuk Seluruh Insan Pendidikan
Penghargaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi mengapresiasi kontribusi nyata pendidik dan staf pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Suhardi Duka berharap Satyalancana dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus memberikan pengabdian terbaik.
Dengan penghargaan ini, pemerintah Sulbar mengajak seluruh stakeholder pendidikan memperkuat inovasi dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai pendidikan berkualitas yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun global.