SULAWESI BARAT — Pengembang asal Polandia itu tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Setelah insiden Cyberpunk 2077 yang nyaris tidak bisa dimainkan di konsol generasi lama, CDPR mengubah total cara mereka mengelola optimasi game. Sekarang, setiap target platform sudah dipastikan berfungsi sejak awal pengembangan, bukan menunggu sampai akhir siklus produksi.
Target Rilis 2028 dan Jaminan Kualitas
Co-CEO Michal Nowakowski menyatakan timnya kini punya standar internal yang lebih ketat. "Kamu datang ke studio, kamu jalankan Witcher 4 sekarang. Kamu bisa jalankan di PC, PS5, dan Xbox Series X, dan game-nya akan berjalan," ujarnya kepada Game Developer.
Pernyataan ini menandai perubahan besar dari pendekatan studio sebelumnya yang mengutamakan aspek visual di PC lalu menurunkan kualitasnya untuk konsol. Strategi lama itu terbukti berujung bencana saat Cyberpunk 2077 dirilis secara bersamaan di dua generasi konsol dan PC.
Pelajaran Pahit dari Cyberpunk 2077
Kegagalan Cyberpunk 2077 di PS4 dan Xbox One menjadi kasus yang paling sering dirujuk dalam industri game. Versi konsol lama game tersebut dipenuhi masalah teknis parah hingga Sony menariknya dari PlayStation Store. Game baru bisa kembali dijual enam bulan kemudian setelah serangkaian patch perbaikan.
Nowakowski mengakui bahwa timnya sempat percaya diri berlebihan. "Cara studio berpikir saat itu adalah kami mengejar visual terbaik yang mungkin. Kami ingin mendorong batas kemampuan sinematik, dan PC adalah perangkat paling cocok untuk itu." Tim memiliki keyakinan keliru bahwa menurunkan pengalaman tersebut ke konsol tidak akan menjadi tantangan besar.
Pendekatan itu sebenarnya berhasil saat The Witcher 3 dirilis, sehingga mereka membawa pelajaran yang sama ke Cyberpunk 2077. Namun Nowakowski mengakui tim "cukup beruntung" dengan optimasi performa di konsol untuk judul sebelumnya. Kali ini, kata dia, "Kami tidak mengambil risiko lagi. Kami ingin memastikan semuanya benar-benar berfungsi."
Sistem Checkpoint dan Optimasi Berkelanjutan
CDPR juga mengubah cara mereka melacak kemajuan pengembangan secara internal. Setiap target teknis kini memiliki penanda khusus, dan tim wajib memenuhi semuanya sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
"Secara teknis, kami harus mencapai, katakanlah, 10 checkpoint. Di masa lalu, jika kami melewatkan satu atau dua, kami bilang akan mengejar ketinggalan nanti. Kadang berhasil, kadang tidak," jelas Nowakowski. "Dua atau tiga milestone kemudian, kamu sudah punya empat atau lima checkpoint yang hilang dan itu tidak mudah untuk dikejar."
Dampak untuk Pemain Indonesia
Bagi gamer Indonesia yang sempat merasakan pengalaman buruk meluncurkan Cyberpunk 2077 di konsol, jaminan ini menjadi sinyal positif. Banyak pemain di pasar lokal mengandalkan PS5 dan PC sebagai platform utama, dan masalah performa biasanya menjadi bahan perbincangan hangat di komunitas.
Dengan target rilis yang masih jauh di 2028, CDPR punya waktu cukup untuk memastikan stabilitas game di hari pertama. Meski tanggal rilis masih bisa berubah, pernyataan resmi dari Nowakowski menunjukkan bahwa prioritas utama studio saat ini adalah menghadirkan The Witcher 4 dalam kondisi matang di semua platform, bukan sekadar mengejar tenggat waktu.