SULAWESI BARAT — Penjualan sepeda motor domestik Indonesia menembus 5.016.421 unit sepanjang Januari-September 2026, menurut data AISI. Capaian sembilan bulan itu membuat pasar semakin dekat ke target tahunan 6,4-6,7 juta unit, dengan tiga bulan tersisa untuk menutup selisihnya.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat pasar domestik sudah membukukan 5.016.421 unit hingga September 2026. Angka itu merupakan akumulasi sembilan bulan pertama, dan menyisakan Oktober-Desember sebagai penentu apakah target 6,4-6,7 juta unit terealisasi.
September Jadi Bulan Terbaik Sepanjang 2026
September menorehkan penjualan tertinggi tahun ini dengan 654.343 unit. Pencapaian itu naik dari Agustus yang mencatat 596.461 unit.
Sebelum September, puncak penjualan bulanan dipegang Juli dengan 636.030 unit. Adapun titik terendah terjadi pada Maret, hanya 448.974 unit.
Rekam Jejak Penjualan Bulanan Januari-September
Fluktuasi penjualan sepanjang tahun ini cukup tajam. Setelah pembukaan tahun yang solid, pasar sempat tertekan pada kuartal pertama sebelum pulih bertahap.
- Januari: 577.763 unit
- Februari: 587.354 unit
- Maret: 448.974 unit
- April: 520.972 unit
- Mei: 479.388 unit
- Juni: 515.136 unit
- Juli: 636.030 unit
- Agustus: 596.461 unit
- September: 654.343 unit
Ekspor CBU Tembus 487.940 Unit
Selain pasar domestik, aktivitas ekspor sepeda motor Indonesia tetap berjalan dalam berbagai skema. AISI mencatat ekspor motor utuh atau completely built up (CBU) mencapai 487.940 unit sepanjang Januari-September 2026.
Ekspor dalam bentuk completely knocked down (CKD) tercatat 5.981.553 set. Adapun ekspor komponen melalui skema part by part mencapai 134.195.982 unit pada periode yang sama.
Kinerja Ekspor September
Pada September saja, ekspor CBU tercatat 55.098 unit. Ekspor CKD mencapai 688.319 set, sedangkan ekspor komponen menyentuh 20.248.586 unit.
Kombinasi penjualan domestik yang sudah melewati 5 juta unit dan volume ekspor yang besar menunjukkan industri sepeda motor Indonesia masih bergerak positif sepanjang 2026.
Tiga Bulan Penentu
Pasar domestik kini menanti hasil penjualan Oktober, November, dan Desember. Jika tren September berlanjut, target tahunan 6,4-6,7 juta unit berada dalam jangkauan. Sebaliknya, pelemahan di akhir tahun bisa membuat capaian tertahan di bawah proyeksi.