SULAWESI BARAT — Rumah produksi Argentina Pasto Cine resmi bergabung dalam proyek film terbaru sutradara María Alché berjudul "I Love You and Today Everything Looks Beautiful". Film ini diproduseri Bubbles Project asal Brasil bersama Elastica Films (Spanyol), Pandora Film (Jerman), dan Maneki Films (Prancis). Proyek yang masih dalam tahap pendanaan itu ditargetkan mulai syuting pada paruh kedua 2027.
Pasto Cine menjadi mitra produksi keempat bagi Bubbles Project, sementara ini merupakan kolaborasi ketiga mereka dengan Alché. Kerja sama tersebut berakar dari pertemuan Tatiana Leite, pendiri Bubbles Project, dengan Bárbara Francisco dari Pasto Cine di lokakarya EAVE Puentes pada 2013.
Kisah Dua Anak Yatim di Era 1950-an
Film ini berlatar antara dekade 1950-an dan 1960-an. Ceritanya mengikuti kehidupan Josefina dan Jorge setelah kedua orang tua mereka meninggal.
Kedua anak yang menjadi yatim piatu itu kemudian diasuh oleh bibi mereka, Berta, yang digambarkan sebagai sosok nyentrik. Mereka memulai hidup baru di kota besar, di sebuah rumah yang sering dikunjungi para intelektual dan menjadi tempat berbagai konspirasi politik dirancang.
Pernyataan Sutradara
Dalam pernyataan penyutradaraannya, Alché menyebut film ini dibangun dari karakter-karakter kuat, kompleks, dan magnetik yang bertahan hidup berkat kualitas mistis sekaligus sehari-hari: keyakinan pada hidup dan kemampuan menertawakan tragedi.
"Dalam kesendiriannya sebagai yatim, Josefina mengenali empati yang tak terduga dengan kaum terbuang di Argentina, anak-anak yatim historis yang diadopsi oleh sosok keibuan Eva Perón," ujar Alché.
Ia menambahkan, "Di Argentina hari ini, yang dibayangi kebangkitan kanan ekstrem yang tanpa malu membangkitkan masa pemerintahan militer, saya tertarik memulihkan masa lalu ketika negara itu masih punya matriks produktif dan ada harapan untuk masa depan."
Rekam Jejak María Alché
Alché adalah aktris, penulis skenario, sekaligus sutradara. Ia menulis dan menyutradarai "Puan" bersama Benjamín Naishtat. Film itu meraih Silver Shell untuk Aktor dan Skenario di Festival Film San Sebastián, masuk nominasi Goya Awards, dan sukses secara box office di Argentina.
Ia juga terlibat sebagai salah satu penulis naskah "Nuestra tierra" garapan Lucrecia Martel. Sebelumnya, Alché menulis dan menyutradarai "A Family Submerged" yang memenangi Horizontes Latinos Award di San Sebastián, Ingmar Bergman Award untuk Film Pertama Terbaik di Festival Film Goteborg, Skenario Terbaik di Festival Film Lima, serta Sutradara Terbaik di Ficunam.
Tim Kreatif di Balik Layar
Sejumlah nama berpengalaman bergabung dalam proyek ini. Sinematografer Prancis Hélène Louvart, yang dikenal lewat "La Chimera" dan "The Lost Daughter", ikut terlibat. Ada pula editor Livia Serpa ("Divine Love") dan penata suara Laura Zimerman ("I'm Still Here").
Francisco menyoroti ikatan tim yang sudah terbentuk lama. Sebagian besar kru, termasuk Louvart dan Serpa, disebutnya punya kedekatan sejak bekerja bersama di "A Family Submerged".
Posisi Bubbles Project di Industri
Bubbles Project termasuk kekuatan utama produksi bersama di Brasil. Mereka baru-baru ini terlibat dalam "Elephants in the Fog" karya Abinash Bikram Shah dan "I Only Rest in the Storm" arahan Pedro Pinho.
Rumah produksi itu juga baru merampungkan syuting "Selvajaria" garapan Miguel Gomes di Bahia. Beberapa proyek lain sedang dalam pengembangan, termasuk "May God Repay You" dari sutradara "Benzinho" Gustavo Pizzi, "Dora and Vera" arahan Pedro Freire, dan debut panjang Valentina Homem, "Under de Baobab Tree".
Kolaborasi lintas benua ini menegaskan posisi Bubbles Project sebagai salah satu motor produksi film arthouse Amerika Latin yang paling aktif dalam beberapa tahun terakhir.