Pencarian

Pangsa Pasar iPhone Naik ke Rekor 22% di Kuartal III 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 • 17:49:01 WIB
Pangsa Pasar iPhone Naik ke Rekor 22% di Kuartal III 2026
Pangsa pasar global Apple naik ke rekor 22% pada kuartal III 2026.

SULAWESI BARAT — Pangsa pasar Apple dalam pengiriman smartphone global naik ke rekor 22% pada kuartal III 2026, menurut data awal Counterpoint Research. Meski begitu, posisi Apple masih di bawah Samsung yang menguasai 23%, dan total pengiriman industri justru turun 20% dibanding tahun lalu. Penurunan ini menjadi yang terendah sejak 2012.

Apple menutup kuartal III 2026 dengan pangsa 22% dari total pengiriman smartphone dunia. Pencapaian itu menjadi rekor untuk periode Juli-September, meski volume pengiriman iPhone sendiri menurun. Samsung tetap memimpin dengan pangsa 23%.

Penurunan pengiriman Apple tidak lepas dari strategi peluncuran tahun ini. Apple tidak menghadirkan iPhone 18 versi standar bersama iPhone 18 Pro pada September. Counterpoint menilai pasokan perangkat baru ke kanal ritel lebih sedikit dibanding peluncuran iPhone 17 tahun lalu.

iPhone 18 Pro dan iPhone 17 Jadi Penopang

Meski volume pengiriman lebih rendah, debut iPhone 18 Pro diklaim lebih baik dari generasi Pro sebelumnya. Penjualan di China dan India menjadi sorotan. Permintaan iPhone 17 juga masih menopang pengiriman Apple sepanjang kuartal.

Data IDC yang dikutip Reuters menunjukkan pengiriman Apple di China turun 4,3%. Angka itu jauh lebih baik dari kontraksi pasar China secara keseluruhan yang mencapai 15,4%. Total pengiriman smartphone di China tercatat 57,9 juta unit, menandai penurunan tahunan keenam berturut-turut.

Peringkat Apple di China dan Dominasi Huawei

Apple menempati posisi kedua di China dengan pangsa 17,8%. Huawei memimpin dengan 21%. IDC menyebut iPhone terbaru Apple melampaui ekspektasi penjualan, walau pilihan model baru yang lebih sedikit menekan total pengiriman.

Penyebab Lesunya Pasar Global

Counterpoint menghubungkan penurunan pasar global dengan kelangkaan dan kenaikan harga chip memori. Komponen yang lebih mahal membuat biaya produksi ponsel ikut naik. Lembaga riset itu memperkirakan harga ritel smartphone naik 20% secara global sepanjang tahun ini.

Permintaan smartphone premium terbukti lebih tahan banting dibanding perangkat budget. Konsumen kelas atas cenderung tetap membeli meski harga naik. Sementara segmen menengah ke bawah paling terpukul oleh kenaikan biaya produksi.

Bagi pengguna Indonesia, tren ini bisa jadi sinyal bahwa harga ponsel baru berpotensi ikut naik. Kenaikan harga chip memori global biasanya merembet ke pasar lokal dalam beberapa kuartal berikutnya. Pembeli yang berencana ganti ponsel tahun ini sebaiknya mencermati pergerakan harga sebelum memutuskan.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: macrumors.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks