MAMUJU — Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, Rosianah M. Nadir, turun langsung mendampingi petugas dalam operasi gabungan yang digelar di kawasan Tadui. Selain menertibkan kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajak, petugas mengedukasi pengendara agar tidak menunda pembayaran.
Paur STNK Ditlantas Polda Sulbar, Iptu Sultan, turut mengingatkan masyarakat agar lebih tertib membayar pajak kendaraan. Kehadiran petugas di lapangan disebut sebagai upaya mendekatkan layanan kepada wajib pajak.
QRIS di Lokasi Operasi Mempermudah Pembayaran
Petugas menyediakan kemudahan pembayaran melalui QRIS di lokasi operasi. Fasilitas tersebut membuat wajib pajak bisa menyelesaikan kewajibannya tanpa harus menunda pembayaran.
Pengendara yang membayar pajak langsung di lokasi mendapat bingkisan berupa cokelat dan tepung terigu. Pemberian itu menjadi bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka.
Kolaborasi Lintas Instansi untuk Dongkrak PAD Sulbar
Kepala Bapenda Provinsi Sulbar, Abd. Wahab Hasan Sulur, menilai kolaborasi lintas instansi sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah.
"Melalui sinergi bersama Ditlantas Polda Sulbar dan PT Jasa Raharja, kami ingin mengajak masyarakat semakin sadar dan disiplin dalam membayar pajak kendaraan. Kepatuhan masyarakat sangat penting untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Sulawesi Barat," ujarnya.
Penertiban Tetap Mengedepankan Pendekatan Persuasif
Rosianah menegaskan, penertiban tidak hanya berfokus pada penindakan. Pendekatan persuasif dan kemudahan pelayanan tetap diutamakan kepada masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menunggu sampai dilakukan penertiban untuk membayar pajak. Silakan manfaatkan layanan yang tersedia, termasuk pembayaran melalui QRIS di lokasi, sehingga proses pembayaran lebih mudah dan praktis," katanya.
Menurut Rosianah, operasi gabungan akan terus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui kolaborasi, sosialisasi, dan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan misi kelima Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Bapenda Sulbar berharap operasi serupa mendorong peningkatan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan, memperkuat PAD, dan mendukung pembiayaan pembangunan daerah.